Kakak Beradik Babak Belur di Warung Mie Sop

  • Whatsapp
Korban Penganiayaan di Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Rabu malam 18 September 2019. (Foto: Dok-Istimewa)

SmartNews, Tapteng – Dua orang warga Lingkungan IV, Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng) babak belur dianiaya di warung mie sop pada, Rabu malam (18/9/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kedua korban yakni, Idul Saputra Hasibuan (21) dan Ramadhan Hasibuan (23).

Bacaan Lainnya

“Terlapor atau pelaku yakni, Syawaluddin (40) kuli bangunan, dan Hafijun Lase (45) warga Lingkungan IV, Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Tapteng,” ujar Kapolres Tapteng, AKBP Sukamat melalui Paur Subbag Humas, Iptu Rensa Sipahutar dalam keterangan tertulis, Kamis (19/9/2019).

Menurut Iptu Rensa Sipahutar, aksi penganiayaan tersebut terjadi, berawal ketika korban menemui pelaku di warung mie sop Mama Bunga.

“Saat itu korban bertanya kepada pelaku “ “Apa Kau Sama Kakak ku? Lantas dijawab “Mau Ku setubuhi Dia”.

“Kemudian saat itu juga pelaku marah dan langsung meninju kepala korban berulang kali. Mengakibatkan kepala korban mengalami luka bengkak,” jelas Iptu Rensa.

Kemudian abang korban, Ramadhan Hasibuan datang dan membantu melakukan perlawanan. Tetapi teman korban Hapijun Lase yang ada di TKP langsung memeluk Idul Saputra Hasibuan dan menjatuhkannya ke tanah.

“Lalu saat itu juga seorang perempuan bernama Diana memukul kening Idul Saputra Hasibuan dengan menggunakan batu. Mengakibatkan kening korban mengalami luka berdarah,” terang Rensa, dan menyebut bahwa kasus ini ditangani Polsek Pandan. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *