Ini yang Ditemukan Polisi dari Kantong Celana Mayat Tanpa Identitas Itu

  • Whatsapp
Tim SAR Sibolga Mengevakuasi Mayat Pira Tanpa Identitas di Sungai Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Tapteng, Selasa 22 Oktober 2019.

SmartNews, Tapteng – Penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di sungai Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) pada, Selasa (22/10/2019) masih menjadi tanda tanya.

Kini, kasus penemuan mayat tersebut ditangani Polsek Pandan. Sementara mayat tersebut masih disimpan di kamar jenazah RSUD Pandan setelah dievakuasi oleh tim SAR Sibolga bersama aparat terkait yakni, TNI-Polri.

Bacaan Lainnya

Kapolres Tapteng, AKBP Sukamat melalui Paur Subbaghumas, Iptu Rensa Sipahutar kepada wartawan, Selasa malam, mengatakan, pihaknya belum dapat mengidentifikasi mayat pria yang mengenakan kaos warna merah itu.

Saat mayat tersebut ditemukan, tidak ada identitas. Lantas, tindakan apa yang akan dilakukan petugas?

Menurut Iptu Rensa Sipahutar, Polsek Pandan bersama Dinas Sosial Tapteng telah mengadakan rapat untuk rencana pemakaman mayat pria yang tadinya ditemukan dengan posisi telungkup.

“Dalam rapat tersebut, Dinas Sosial Tapteng mengutus Maharni Sitompul bersama enam orang staf. Rapat dipimpinan Kapolsek Pandan,” terang Iptu Rensa Sipahutar.

Menurut Iptu Rensa, sebelum mayat tersebut dimakamkan, pihaknya secara rutin memberitakan ke media massa selama 3 hari berturut-turut.

“Mayat pria tersebut direncanakan dimakamkan di Sipange, Kecamatan Tukka, oleh Dinas Sosial Tapteng,” pungkasnya.

Penemuan mayat pria tanpa identitas itu mengejutkan warga Lubuk Tukko. Awalnya, seorang pekebun menemukannya mengapung di sungai tersebut. Oleh Tim SAR yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi melakukan evakuasi.

Ciri-ciri mayat itu, tinggi 165 cm, memakai baju kaos warna merah, celana panjang kain warna coklat muda dan pada saku depan celana sebelah kanan di temukan 1 buah topi lobe warna coklat muda. Pada saat ditemukan bentuk mayat telah gembung dan berulat.

Namun dalam keterangan tertulisnya, Paur Subbaghumas Polres Tapteng belum menyampaikan apakah ada tanda-tanda kekerasan ditemukan pada tubuh korban. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *