Polres Tapteng Gelar Apel Operasi Zebra Toba 2019

  • Whatsapp
Foto: Dan Sat Radar 234, Mayor Lek Eisener Anes Selaku Pimpinan Apel Operasi Zebra Toba 2019 di Mapolres Tapteng, Menyematkan Pita kepada Perwakilan. (istimewa)

SmartNews, Tapteng – Operasi Zebra Toba 2019 dimulai hari ini, Rabu (23/10/2019) dan berlangsung selama 14 hari hingga (5/11/2019).

Mengawali operasi tersebut, Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar apel gelar pasukan, Dan Sat Radar 234, Mayor Lek Eisener Anes, bertindak sebagai pimpinan apel. Sementara, Perwira apel, Kasat Lantas Polres Tapteng, AKP Nasrul S.Kom, S.I.K.

Bacaan Lainnya

Dalam upacara gelar pasukan operasi Zebra Toba ini, hadir Kapolres Tapteng, AKBP Sukamat, Dan Lanal Sibolga Letkol (P) Betrawarman, Dandin 0211/TT Letkol Inf. Dadang Alex. S. Sos, Mewakili Dandenpom 1/2 Sibolga, Pasi TUUD Dan Den POM, Kapten CPM A. Harahap, Waka Polres Tapteng, Kompol Kamdani, S.Ag, MH, Kadis Perhubungan Tapteng diwakili Kasi Lalu Lintas, H. Situmeang, Kabag Ops Polres Tapteng, Kompol F. Gultom, Para Kasat, Kapolsek, Perwira, Kasi dan Brigadir Polres Tapteng.

Sementara itu, peserta apel yakni, barisan Perwira Polres Tapteng, POM, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Sabhara/Dalmas, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Narkoba serta barisan Satpol PP dan Dishub Tapteng.

Acara selanjutnya, dilakukan penyematan tanda pita operasi kepada perwakilan.

Dalam amanat tertulis Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto yang dibacakan menyampaikan, dalam Operasi Zebra Toba 2019, ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas, antara lain:

1. Pengemudi menggunakan Handphone. 2. Pengemudi melawan arus. 3. Pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu.

4. Pengemudi di bawah umur. 5. Pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan Helm SNI. 6. Pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba/mabuk. 7. Pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan-kecepatan yang ditentukan.

“Saya berharap pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2019 ini nanti dapat menekan angka pelanggaran dan laka lantas di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, terutama pada saat pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 2019, di mana, sebagian masyarakat kembali ke daerahnya masing-masing dan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020. Di mana mobilitas masyarakat saat Ibadah, Liburan dan Mudik, diprediksi akan semakin meningkat. Maka dengan operasi ini kondusifitas Kamseltibcarlantas di Sumut, dapat terus terjaga,” paparnya. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *