Penghuni Rumah di Mangga Dua Pandan Ditemukan Meninggal

  • Whatsapp
Foto: Korban Telungkup di Dalam Rumahnya. (dok-istimewa)

SmartNews, Pandan – Maecenas Adhara Donnya (40) warga Lingkungan II, Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) ditemukan meninggal di dalam rumah, Rabu (20/11/2019) sore, pukul 16.30 WIB.

Kapolres Tapteng, AKBP Sukamat melalui Kasubbaghumas, Iptu Rensa Sipahutar dalam keterangan tertulis, Kamis (21/11/2019) menjelaskan, korban pertamakali ditemukan oleh Jusrin Nanto Sihombing (54).

Bacaan Lainnya

“Saat itu Jusrin Nanto Sihombing mendatangi rumah korban untuk menyampaikan pesan dari orangtua korban. Namun ketika Jusrin berada di depan pintu rumah tersebut, ia memanggil korban berkali-kali, tapi tidak ada jawaban,” kata Iptu Rensa.

“Lalu Jusrin mengintip dari jendela rumah untuk mengetahui kondisi di dalam rumah. Pada saat itu Jusrin melihat posisi kaki korban di bawah meja, dia kemudian langsung mendorong pintu dan masuk ke dalam rumah,” jelas Rensa.

Menurutnya, setelah saksi (Jusrin) berada di dalam rumah tersebut, korban ditemukan dengan posisi telungkup di lantai serta lumuran darah ada di samping kepala korban.

“Selanjutnya Jusrin menghubungi orang tua serta abang kandung korban Prama Taufiq Yudihistira (42) untuk menyampaikan kejadian itu,” terangnya.

Polsek Pandan bersama tim inafis Polres Tapteng langsung melakukan olah TKP, dan selanjutnya mengevakuasi jasad korban dari rumah tersebut ke RSUD Pandan. “Jasad korban selanjutnya diserahkan kepada keluarganya,” kata Rensa.

Dia menambahkan, berdasarkan keterangan Prama Taufiq Yudihistira, bahwa adik kandungnya itu sedang mengalami sakit maag kronis. Sebelumnya ditemukan meninggal, Rabu pagi, korban mengalami muntah-muntah.

“Kalau luka-luka pada pelipis kiri kroban disebabkan karna terjatuh ke lantai. Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dan rumah yang ditempati korban tidak ada mengalami kerusakan, juga tidak ada kehilangan barang-barang dari dalam rumah tersebut. Terlapor atau pelaku masih dalam penyelidikan,” tutupnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *