Bupati Tapteng Minta Guru Jangan Main Handphone di Ruang Kelas

  • Whatsapp
Foto: Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani. (dok-istimewa)

SmartNews, Pandan – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mengatakan, perlunya diberikan perhatian kepada guru untuk meningkatkan kesejahteraan para guru.

Demikian disampaikan Bupati Bakhtiar mengawali sambutannya pada acara Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2019 yang dilaksanakan di Pantai Indah Pandan (PIP), Minggu (24/11).

Bacaan Lainnya

“Semoga guru ke depan berjaya. Guru tidak akan bisa berjaya kalau kesejahteran guru tidak diperhatikan. Jangan hanya rutinitas yang dikerjakan, kalau soal mengajar iya, soal tugas oke, tetapi pikirkan bagaimana guru menjadi contoh bagi peserta didik,” ungkap Bakhtiar.

Dalam sambutannya, Bakhtiar juga mengimbau, mulai 1 Januari 2020, akan dibuat surat edaran bagi peserta didik tingkat SD dan SMP, tidak diperbolehkan membawa kenderaan bermotor ke sekolah.

Menurutnya, pelajar yang mengendarai sepeda motor ke sekolah dianggap dapat membahayakan bagi siswa-siswi.

“Yang kedua, tidak boleh membawa telepon seluler atau handphone (HP) ke sekolah. Sampaikan ke orangtua siswa/siswi,” ujarnya.

Bupati Tapteng juga mengimbau agar guru tidak membawa handphone ke ruang kelas. “Kepada para guru yang akan mengajar di ruang kelas, tinggalkan handphone di ruang guru. Jangan main handphone sewaktu mengajar,” tegas Bupati.

Dia juga menyoroti bahwa saat ini, anak SD dan SMP sudah ada yang merokok. “Ini menjadi perhatian serius,” jelasnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Tapteng, Samrul Bahri Hutabarat dalam laporannya menyampaikan, diperlukan peningkatan profesionalisme guru pada momen peringatan HUT ke-74 PGRI tahun ini.

“Kami berharap kepada Bapak Ibu Guru, mari kita bersama-sama untuk lebih meningkatkan profesionalisme. Mari kita kembangkan segala kemampuan yang ada pada diri kita dalam mendidik dan mencerdaskan anak-anak bangsa,” ujar Samsul Hutabarat.

“Kepada Guru-guru, jadilah penggerak, jadikan anak-anak kita bakal pemimpin-pemimpin bangsa ini yang harus mempunyai keterampilan, ilmu pengetahuan, dan karakter yang baik. Saat ini di era Revolusi Four point Zero (4.0). Kita harapkan anak-anak kita mampu hidup berdaya saing di era digital ini. Untuk itu, kita isi mereka dengan semangat dan penuh keterampilan untuk meniti hidup mereka di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua PGRI Tapteng, Herry Batubara, meyampaikan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan solidaritas guru dalam mendukung program pemerintah pusat dan daerah.

“Tujuannya untuk meningkatkan hubungan silaturahim antara guru dengan bupati dan wakil bupati, forkopimda Tapteng, beserta seluruh pemangku kepentingan (stokeholder) Pemkab Tapteng, juga untuk meningkatkan hubungan silaturahim antar para guru beserta masyarakat se Tapteng,” katanya.

Diacara ini, Bupati Tapteng memotong kue peringatan HUT ke-74 PGRI dan HGN tahun 2019 tingkat Tapteng, kemudian memberikannya kepada yang mewakili PGRI, Guru, dan Plt Kadis Pendidikan Tapteng.

Diakhir acara dilaksanakan pemberian hadiah Karya Tulis Ilmiah bagi guru SD/SMP/SM/SMK yang kegiatannya telah dilaksanakan pada 23 November 2019, Lomba Paduan Suara (Mars PGRI dan Hymne Guru) yang diikuti seluruh kontingen kecamatan sekitar 600 orang yang telah dilaksanakan pada 23 November 2019, di Aula Kantor Bupati Tapteng di Pandan.

Foto: Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani Menyerahkan Piagam kepada Guru. (dok-istimewa)

Adapun Pemenang Karya Tulis Ilmiah tingkat TK/SD:

Juara I Murniati Pandiangan, S.Pd dari SDN 152979 Pandan 1. Juara II Adamson Tarihoran, S. Pd. dari SDN Mela II. Juara III Siti Aisyah Siregar, S.Pd dari SDN 156303 Sibuluan II

Pemenang Karya Tulis Ilmiah tingkat tingkat SMP:

Juara I Mesrayani Sinaga, S.Pd dari SMP Negeri 1 Sarudik. Juara II Siti Sumari Harahap, S.Pd dari SMP Negeri 3 Tapian Nauli.

Juara III Hayati, S.Pd dari SMP Negeri 3 Tukka. Juara Harapan I Miss Betty Sony Manalu, S.Pd dari SMP Negeri 1 Sorkam Barat.

Juara Harapan II Masrina Halawa, S.Pd dari SMP Negeri 2 Pandan Nauli. Juara Harapan III Dosmar Pasaribu, S.Pd dari SMP Negeri 1 Pinangsori.

Acara ini turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Tapteng, Forkopimda Tapteng dan yang mewakili, Sekretris Daerah (Sekda), Staf Ahli Bupati dan Asisten, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Tapteng, Kepala Sekolah se Tapteng dan para Guru, PGRI Tapteng, serta para siswa/siswi.

Kegiatan ini diawali dengan gerak jalan santai yang diikuti 2.000 orang guru se Tapteng ditambah para siswa-siswi, dengan start di depan Kantor Bupati Tapteng, di Jalan Dr. Ferdinand Lumbantobing dan finish di Pantai Indah Pandan (PIP). (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *