Ini Manfaat Dana Desa di Tebing Tinggi Suka Bangun, Tapteng

  • Whatsapp
Foto: Perkerasan Lapen di Dusun I Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Suka Bangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara yang Sudah Rampung Dikerjakan dari Dana Desa Tahun Anggaran 2019. (Foto: Dok)

SmartNews, Tapteng – Kepala Desa Tebing Tinggi, Jakumalo Pardosi mengungkapkan tahun 2019 ini, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Suka Bangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, mendapatkan alokasi dana desa senilai total Rp 829,6 juta.

Dana desa ini digunakan untuk melaksanakan berbagai kegiatan, yakni pembangunan fisik dan juga pemberdayaan masyarakat desa.

Bacaan Lainnya

Jakumalo Pardosi menjelaskan, di Dusun I, Desa Tebing Tinggi sudah diadakan perkerasan Lapen sepanjang 740 meter berbiaya Rp504,5 juta bersumber dari dana desa tahun anggaran 2019.

Selain itu, ada pembangunan tempat pembudidayaan ikan di Dusun I, Desa Tebing Tinggi. Total anggarannya mencapai Rp96,6 juta.

“Selain itu, kita juga bangun 7 unit lampu penerangan jalan umum (LPJU). Anggarannya sebesar Rp123 juta,” ujar Jakumalo, Selasa (3/12/2019).

Dia juga menjelaskan, sebagian anggaran dana desa tahun anggaran 2019, juga dialokasikan untuk pemberian bantuan insentif pelayanan pendidikan agama. Anggarannya untuk ini sebesar Rp12 juta.

“Selanjutnya bantuan insentif kader kesehatan posyandu Rp4,5 juta, pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS) dan Balita, anggarannya sebesar Rp25 juta,” jelasnya.

Lanjutnya, seluruh pekerjaan fisik dan program pemberdayaan yang dianggarkan melalui dana desa tahun anggaran 2019 di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Suka Bangun telah selesai dikerjakan.

Dia kemudian merinci, selain itu peruntukan dana desa lainnya adalah diadakan bimbingan teknis sistem keuangan desa. Total anggarannya Rp7,8 juta. Kegiatan pelatihan dan pendidikan formal, besaran anggaran untuk ini Rp57,8 juta.

“Selanjutnya, sosialisasi hukum dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa tahun anggaran 2019, anggaran untuk kegiatan ini Rp5,1 juta, dan bimtek kader teknis desa, Total anggarannya Rp2,9 juta,” paparnya. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *