Kasus Pengancaman Airsoft Gun Berakhir di Kantor Lurah

  • Whatsapp
Kasus Pengancaman Airsoft Gun Berakhir di Kantor Lurah
Foto: Aksi perdamaian kedua belah pihak di Kantor Kelurahan PO. Manduamas

SmartNews, Tapanuli – Masih ingat dengan kasus pengancaman menggunakan Airsoft Gun yang terjadi beberapa waktu lalu ? Ya, insiden itu terjadi di Pasar Onan Manduamas, Kecamatan Manduamas, Kab.Tapanuli Tengah, (Tapteng), Sumatra Utara pada, Selasa 10 Maret 2020 silam.

Peristiwa itu sempat membuat percekcokan di lokasi kejadian antara keduanya hingga akhirnya berhasil dilerai oleh warga sekitar.

Bacaan Lainnya

Kasus tersebut kini sudah berakhir damai di Kantor Lurah. Sebelumnya, JT (36) sebagai pelapor sudah membuat laporan ke Polsek Manduamas atas pengancaman yang diduga menggunakan Airsoft Gun oleh terlapor AP (45).

Sebelumnya, Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Paur Subbag Humas Ipda JS Sinurat dalam keterangan tertulis yang diterima SmartNews pada Rabu 11 Maret 2020 membenarkan adanya laporan kasus pengancaman oleh seseorang.

“Kejadian berawal saat pelapor JT sedang dalam perjalanan mengendarai sepeda motor. Kemudian di depan pengendara tersebut ada sebuah minibus yang sedang melaju dan langsung menyiram JT. Selanjutnya JT mengikuti minibus hingga sampai ke rumah yang menyiram tersebut,” ujarnya.

“Sesampai di rumah penyiram, JT lantas menanyakan maksud dari penyiraman yang dilakukan oleh AP namun tidak ada tanggapan. JT selanjutnya pulang ke rumahnya dan sekitar pukul 09.00 WIB, JT kembali mendatangi AP di Pasar Onan Manduamas. Merasa tidak puas, JT menanyakan lagi maksud dari AP menyiram dirinya. Namun seketika, AP langsung menodongkan pistol yang diduga jenis Airsoft Gun ke arah JT,” sambungnya.

Kasus pengancaman terhadap pelapor JT (36) yang dilakukan oleh terlapor AP (45) berujung damai saat para saksi dari kedua keluarga dipertemukan di Kantor Kelurahan PO. Manduamas, Sabtu (14/3/2020).

Atas perbuatannya tersebut, terlapor telah memberikan uang perdamaian sebesar Rp25 juta kepada korban. (ST)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *