Bupati Tapteng Imbau Warga yang Pernah Kontak dengan PDP Asal Padangsidimpuan agar Melapor

  • Whatsapp
FOTO: Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani saat Diwawancara Wartawan Terkait Penanganan Covid-19 di Tapteng, Baru-baru ini di Kantor Bupati Tapteng di Pandan. (Foto: Dok)

SmartNews, Tapanuli – Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani mengimbau serta memohon kepada masyarakat yang merasa pernah bersentuhan atau berhubungan langsung dengan seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kota Padangsidimpuan yang meninggal, diminta untuk segera melapor ke Gugus Tugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara.

Imbauan ini disampaikan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyikapi adanya informasi yang ia peroleh menyebut, ada masyarakat asal Tapteng dan Kota Sibolga yang pernah berhubungan dengan almarhumah yang berprofesi sebagai penjual pakaian.

Bacaan Lainnya

“Dengan meninggalnya seorang PDP asal Padangsidimpuan, yang pekerjaannya diketahui sebagai penjual pakaian. Dengan segala hormat kami bermohon, apabila ada pelanggan yang bersentuhan langsung ataupun berhubungan langsung ke beliau. Bertemu beberapa minggu belakangan ini, atau dua minggu belakangan ini, kami berharap agar segera melapor ke Gugus Tugas Dinas Kesehatan Tapteng,” kata Bupati Bakhtiar Sibarani, kepada SmartNews, Minggu malam (4/4/2020).

“Kalau ada di Sibolga, silakan melapor ke instansi di Sibolga. Kalau ada di Tapanuli Tengah, kami menunggu laporan saudara,” ujar Bakhtiar menambahkan.

“Kalau saudara jauh atau di mana pun di daerah Tapteng, silakan hubungi nomor handphone kami, nomor handphone Tugas Gugus Dinas Kesehatan di 0852 7040 7878,” sambungnya.

Bupati mengatakan, jika memang ada masyarakat Tapteng dan Sibolga yang pernah bersentuhan dan berhungan langsung dengan almarhumah semasa hidupnya selama dua minggu terakhir, agar jujur saja.

“Karena semakin lama saudara-saudara mendiamkannya tentu nanti semakin tidak terdeteksi apakah saudara sudah kena (Virus Corona) atau tidak. Otomatis akan berpeluang nanti virus di tubuh saudara. Dan kemungkinan saudara terkena virus corona semakin terbuka luas,” kata Bupati.

“Dan ketika memang hasilnya nanti negatif dalam pemeriksaan medis, sudah barang tentu kehidupan kita tenang. Sekali lagi, kami bermohon. Saya atas masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah, atas nama Bupati Tapanuli Tengah bermohon kepada saudara-saudara yang ada bersentuhan langsung dengan almarhumah, kami berharap segera laporkan,” pintanya.

“Ini bukan penyakit yang harus disembunyikan, bukan menjadi penyakit cemohan orang, namun justru saudara mulia jika saudara melaporkan keadaan saudara. Karna nanti, akibat kita takut dan malu melaporkan, bisa kena ke teman, saudara dan tetangga sendiri. Sayangi diri kita, sayangi tetangga kita. Majulah bangsaku, majulah Taptengku,” ujar Bupati Tapteng mengakhiri. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *