Agar Tagihan Listrik Tak Membengkak, Cobalah Trik Jitu Ini

  • Whatsapp
FOTO: Ilustrasi Pemakaian Arus Listrik. (Foto: Pixabay)

SmartNews, Tapanuli – Kita semua diharuskan untuk menerapkan physical distancing dampak wabah pandemi Covid-19. Masyarakat pun diimbau oleh Pemerintah untuk beraktivitas di rumah saja. Tentu tak terasa kita sudah tiga bulan lebih “di rumah saja”.

Dengan situasi itu, tentu saja ada kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, bisa menghemat pengeluaran, sebab kita biasanya melakukan aktivitas di luar, sedangkan kekurangannya, tagihan listrik naik karena seringnya menggunakan alat elektronik, seperti pendingin ruangan (AC), kipas angin, alat elektronik dapur, yakni blender dan lainnya, colokan laptop, ponsel, televisi dan sebagainya.
Jadi, tidaklah heran kalau tiba-tiba banyak orang yang kaget mendapati tagihan listrik yang naik drastis.

Bacaan Lainnya

Bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini beberapa trik yang bisa Anda terapkan agar konsumsi listrik prabayar ataupun pascabayar bisa terkendali.

Hal ini menurut Perencana Keuangan Ruisa Khoiriyah dilansir dari website pribadinya, pada Jumat (12/6/2020). Matikan lampu yang tidak digunakan, karena hal ini sering luput dilakukan orang, ketika malam telah tiba dan saatnya beristirahat, tapi lampu rumah di banyak ruangan masih terang benderang.

Sebagai langkah untuk menghemat listrik, biasakan untuk mematikan lampu ketika malam tiba, dan sisakan beberapa penerangan yang penting saja, seperti lampu teras dan dapur. Kemudian jangan lupa untuk mematikan lampu ketika keluar dari ruangan, seperti lampu kamar mandi setelah selesai digunakan.

Selanjutnya, cabut steker dari stop kontak setelah tak terpakai. Jangan biarkan menancap terus di stop kontak atau terminal atau multiplug, karena berisiko merusak peralatan elektronik Anda. Selain itu juga karena berisiko menyedot listrik terus-menerus, misalnya steker televisi yang bisa menghabiskan listrik sampai 15 watt perjam, charger ponsel bisa memakan kurang lebih 1 watt per jam, dan lainnya.

Disarankan juga untuk mengganti lampu biasa dengan LED. Cara hemat listrik yang satu ini membutuhkan modal cukup besar. Sebab, karena harga lampu Light Emitting Diode (LED) harganya relatif mahal dibanding lampu biasa, rata-rata harganya di atas Rp 100 ribu per unit. Namun, bisa menghemat litrik dalam jangka panjang.

Bila Anda ingin pengeluaran listrik lebih hemat hingga masa mendatang, menggunakan lampu LED bisa jadi pertimbangan dibandingkan dengan lampu bohlam biasa.

Aturlah pemakaikan alat elektronik berdaya besar. Ini merupkan salah satu cara menghemat listrik lainnya. Anda bisa mengatur jadwal pemakaian. Contoh, penggunaan mesin cuci cukup seminggu tiga sampai empat kali, tidak perlu setiap hari.

Begitu juga dengan dispenser air panas jangan sering dinyalakan, Anda bisa memasak air di kompor gas saja untuk kebutuhan air panas, serta Anda bisa mengatur penggunaan alat elektronik lainnya yang memakan listrik yang besar seperti Air Conditioner 9AC), pompa air, water heater, rice cooker, pengering pakaian, setrika, dan lainnya.

Selanjutnya, pilihlah alat elektronik yang hemat listrik. Nah, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk lampu Anda bisa memilih LED ketimbang bohlam, begitu juga dengan AC, sebaiknya memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pemakaian.

Ada banyak orang asal membeli AC tipe inverter tapi tidak memahami cara mengoptimalkan penghematannya. Jangan gunakan AC inverter pada ruangan yang tidak banyak orang keluar masuk, serta penggunaan tipe alat elektronik lain, sebaiknya pahami dulu klaim hemat listriknya itu dalam kondisi seperti apa.

Mengajak orang rumah untuk berhemat energi. Ingat, kekompakan merupakan kunci sukses agar suatu tujuan tercapai dengan baik, salah satunya menghemat listrik. Karena di dalam rumah banyak anggota keluarga maka biasakan juga kepada orang di rumah untuk melakukan kebiasaan hemat listrik. Misalnya, mematikan lampu kamar ketika akan tidur atau pergi dan sebagainya.

Anda bisa mengingatkan anggota keluarga dengan menempelkan stiker hemat listrik dekat pintu kulkas, atau menempel tulisan pengingat di dekat peralatan elektronik lainnya agar penggunakan listrik bisa lebih efisien.

Terakhir, manfaatkan promo untuk tagihan listrik atau beli token listrik. Sebab, di era teknologi marketplace saat ini, banyak promo yang bisa Anda manfaatkan, baik promo cashback atau diskon apabila Anda sering membeli token listrik dan membayar tagihan listrik pascabayar melalui marketplace. (Lp6)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *