Lagi, Bupati Tapteng Berikan Beasiswa, Kali Ini kepada Warga Tukka

  • Whatsapp
FOTO: Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani Saat Berbincang dengan Seorang Mahasiswi Penerima Beasiswa dari Pemkab Tapteng. (Foto: Dok_Istimewa)

SmartNews, Tukka – Lagi, Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani memberikan beasiswa kepada tiga orang warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Ketiganya dari keluarga kurang mampu yakni, Grase Latifah Sibuea, diterima di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatra Utara (Sumut), Jurusan S-1 Sistem Informasi.

Bacaan Lainnya

Kemudian, Bagus Wahyudi Sihombing, diterima di Universitas Negeri Medan, Jurusan S-I Ilmu Keolahragaan dan Nurwaddah Sibuea, diterima di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Sumatera Barat, Jurusan S-1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.

Ketiga penerima beasiswa ini akan mendapatkan biaya kuliah sebesar Rp 2 juta setiap bulan hingga lulus kuliah (maksimal 5 tahun).

Pemberian beasiswa ini saat penutupan turnamen bola voli ‘Bupati Cup’ 2020 Kecamatan Tukka pada, Jumat sore (28/8/2020).

Bagus Wahyudi Sihombing didampingi rekan-rekannya penerima beasiswa mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani, yang telah memberikan beasiswa kepada mereka yang lulus PTN tahun ini.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Tapanuli Tengah. Semoga Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, bersama rombongan diberi kesehatan, rejeki yang besar, dan umur yang panjang,” ucap Bagus.

Hal senada disampaikan Nurwaddah Sibuea. “Terima kasih kepada Bupati Tapanuli Tengah, Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani yang telah mengkuliahkan masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Tapanuli Tengah, termasuk Putera dan Puteri Kecamatan Tukka,” ujarnya.

Beasiswa akan dihentikan jika penerima beasiswa ketahuan merokok

“Saya mengingatkan para penerima beasiswa dilarang merokok, jika ketahuan maka beasiswa akan dicabut dan dihentikan,” tegas Bakhtiar.

Dia juga berpesan agar para penerima beasiswa itu sungguh-sungguh belajar untuk meraih cita-cita. “Hormati orangtua, dan kelak akan dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Tapanuli Tengah,” pungkasnya. (pr-snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *