TAPTENG – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Tapanuli Tengah (Tapteng), Jonnedy Marbun membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan (Rakorpem) Penanganan Pascabencana di Kecamatan Tukka, Sabtu (08/08/2026).
Rakor ini difokuskan untuk menginventarisasi secara cepat berbagai permasalahan di lapangan guna mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.
Jonnedy Marbun menekankan pentingnya sinergi dan langkah taktis lintas sektor agar penanganan pascabencana dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Poin utama dari rapat ini adalah menghimpun dan menginventarisasi seluruh permasalahan atau problem di semua sektor pada masa pascabencana, agar dapat segera diambil langkah-langkah percepatan penanganan yang tepat sasaran,” kata Jonnedy.
Ia menjelaskan, rakor ini dirancang dengan pendekatan komunikasi aktif dan dialog interaktif dua arah.
Setiap perwakilan dari desa dan kelurahan di Kecamatan Tukka memaparkan kendala di wilayah masing-masing melalui sesi tanya jawab.
Data dan laporan tersebut selanjutnya dirinci dalam bentuk tabel terstruktur, untuk kemudian dilaporkan secara langsung kepada Bupati Tapteng sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan.
“Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah optimis seluruh persoalan pasca bencana di Kecamatan Tukka dapat segera diselesaikan dengan cepat dan tuntas,” ujarnya.
Rapat koordinasi strategis ini turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum, Nurjalilah, Kabag Tapem, Camat Tukka, Danramil Pandan, PT. Wika Persero, Balai Wilayah Sungai Sumatra II Medan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Bencana Kelurahan Sipange Kecamatan Tukka, Kepala UPTD Puskesmas Tukka, Lurah dan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Tukka, LPM dan BPD, Tokoh Masyarakat, para Kepala Sekolah SD dan SMP, serta Unsur perwakilan masyarakat setempat. (ren)






