Lagi, Perbukitan di Sibolga Terbakar

  • Whatsapp
Lahan perbukitan di Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut) kembali terbakar, Minggu (28/2/2021). (Foto: dok_istimewa)

SNT, Sibolga – Lahan perbukitan di Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut) kembali terbakar, Minggu (28/2/2021). Kebakaran diperkirakan terjadi mulai pukul 19.15 WIB.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin kepada wartawan menjelaskan, lahan di perbukitan tersebut menghanguskan ilalang dan semak belukar serta pepohonan.

Bacaan Lainnya

“Lokasi perbukitan yang terbakar di Jalan Walet, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga,” kata Sormin.

Berdasar keterangan diperoleh polisi dari warga sekitar, kobaran api mulai terlihat pukul 19.15 WIB. “Lahan di perbukitan yang terbakar tersebut lebih kurang setengah hektar,” jelasnya.

Menurut Sormin, belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya kebakaran, masih dalam penyelidikan pihaknya.

“Tidak ada menimbulkan korban jiwa dan korban luka terhadap masyarakat maupun terhadap unsur petugas yang ada di lokasi , demikian juga halnya tidak ada kerusakan terhadap harta benda milik warga setempat,” terang Sormin.

Untuk melakukan pemadaman api, petugas Damkar Pemkot Sibolga turun ke lokasi kebakaran sekitar pukul 19.30 WIB dengan mengerahkan 4 unit mobil damkar.

“Hingga saat ini, api sudah sudah padam total. Kebakaran lahan di perbukitan tersebut hanya terjadi selama lebih kurang 25 menit. Api sudah padam total pada pukul 19.40 WIB,” ujarnya.

Meski demikian, kata Sormin, saat ini personel Damkar Pemko Sibolga, Polres Sibolga, Babinsa Kodim 0211/TT, Bhabinkamtibmas dan Satpol PP masih standby di lokasi kebakaran untuk memantau dan mewaspadai kondisi lahan yang terbakar.

“Kita imbau masyarakat agar ke depannya dapat menghindari perbuatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti larangan membuka lahan dengan cara membakar, larangan membuang api rokok sembarangan, larangan membakar sampah di lokasi yang mudah terbakar, dan hal-hal lain yang perlu diwaspadai bersama,” pungkasnya. (snt/ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *