Ditinggal Bertahun-tahun, Ternyata Sang Istri Sudah Hidup Bersama Pria Lain di Humbahas

  • Whatsapp
Fahmi Susanto menunjukkan Buku Nikah dan Kartu Keluarganya bersama SA. (FOTO: dok_rtb)

SNT, Humbahas – Fahmi Susanto (30), warga Desa Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng) ini, harus menelan pil pahit.

Kenapa tidak! istri yang ia damba-dambakan dan puja-puja selama ini tega mengkhianati sumpah janji perkawinan mereka pada 2013 silam.

Bacaan Lainnya

Istrinya inisial SA (26) diketahui sudah menikah lagi dengan seorang laki-laki inisial DH, warga Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut.

Menurut Fahmi, perkawinannya dengan sang istri tahun 2013 silam dan kondisi rumah tangga yang dibinanya hingga tahun 2018 berjalan baik-baik saja.

Namun di akhir tahun 2018, istrinya pamit dari Kabupaten Brebes ingin kerja di Jakarta. Tak berselang lama, istrinya kemudian pamit pulang ke Sumut dengan alasan ingin memperkenalkan anak semata wayang mereka kepada keluarga di kampung.

Tak pikir panjang, Fahmi pun menuruti keinginan si istri dan merestui anaknya yang masih berumur 5 tahun ikut pulang kampung.

Namun ironisnya, kata Fahmi, sejak istrinya pulang ke kampung, tiba-tiba komunikasi mereka terputus. “Dia blok panggilan telepon saya bang, FB-nya juga diblokir”, ungkap Fahmi kepada wartawan, Senin (8/3/2021).

Fahmi yang kurang paham dengan suasana di kampung istri, akhirnya bertanya-tanya ke sana kemari.

Berkat bantuan orang-orang terdekat dan juga teman-temannya, akhirnya keberadaan sang istri mulai diketahui.

“Setelah 2 tahun mencari-cari keberadaan istri saya akhirnya kami ketahui. Ternyata dia tinggal di sini (Humbang Hasundutan),” katanya.

Segala daya dan upaya pun dilakukan Fahmi untuk segera bertemu istrinya. Karena dalam 2 tahun terakhir, dia mengaku sudah menahan rindu yang dalam terhadap keluarganya terutama terhadap anak semata wayangnya itu.

Akhirnya, Fahmi yang ditemani kakaknya, Cahyaningrum tiba di Doloksanggul, Humbahas pada Sabtu (27/2/2021) lalu. Dan pada keesokan harinya, Fahmi pun dituntun oleh salah seorang warga Humbahas ke alamat istrinya.

Sesampainya di Kecamatan Tarabintang, yang merupakan alamat di mana istrinya tinggal, Fahmi berhasil menjumpainya.

Namun seketika hatinya hancur berkeping-keping, bak disambar petir di siang bolong, ia malah mendapati istrinya sudah bersama dengan seorang laki-laki, diduga sudah menikah.

Istrinya juga diketahui sudah memiliki anak, dan kini kondisinya diketahui juga tengah mengandung anak dari suami barunya itu. “Begitu lihat dia, hati saya hancur mas, saya kemudian memeluk anak saya,” ucap Fahmi dengan mata berkaca-kaca.

Kemudian, Fahmi dan kakaknya pun berusaha menyelesaikan persoalan itu dengan cara mendatangi rumah tetua dan tokoh masyarakat di desa itu.

Dia kemudian menyampaikan keikhlasannya melepas istrinya, tetapi anaknya harus dibawanya pulang ke Jawa Tengah.

Namun sayangnya, permintaan Fahmi ditolak oleh masyarakat di sana. Mereka beralasan, anaknya Fahmi bukan lagi hak dia karena sudah diangkat menjadi anak suami baru SA. “Akhirnya dengan perasaan hampa, kami pulang dari sana,” ungkap Fahmi. (rtb)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *