Fakta di Lapangan, Masih Banyak Pemotor di Tapteng Pakai Knalpot Blong, Polisi Gencarkan Razia

  • Whatsapp

SNT, Tapteng – Polres Tapteng gencarkan melakukan penindakan terhadap pengguna kendaraan yang memakai knalpot blong.

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Kasubbag Humas, AKP Horas Gurning mengatakan, penindakan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dari bisingnya suara kendaraan yang menggunakan knalpot blong atau racing (Tidak Standard).

Bacaan Lainnya

“Kapolres sudah memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam rangka bulan suci Ramadhan 1442 H tahun 2021 meliputi patroli dan pengamanan umat yang melaksanakan ibadah, dan mengantisipasi balapan liar di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, serta penertiban knalpot blong yang mengganggu masyarakat,” kata Gurning, Minggu (18/4/2021).

Dijelaskan, berdasar data di lapangan, masih banyak pengendara motor di wilayah Tapteng yang memakai knalpot blong, yang menimbulkan kebisingan.

“Hal itu sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat, apalagi saat ini umat muslim sedang melaksanakan ibadah puasa,” kata Gurning.

Katanya, sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, Polres Tapteng sudah melaksanakan Rlrazia knalpot blong.

“Namun masih ada saja yang menggunakannya, dan Kapolres memerintahkan personel untuk tidak henti melakukan penindakan terhadap pengendara yang menggunakan knalpot blong. Apalagi sekarang Polres Tapteng sedang melaksanakan Ops Keselamatan Toba-2021, yang mana sasarannya juga kendaraan yang memakai knalpot blong dan sudah ada beberapa yang ditindak dan diamankan,” ungkapnya.

Gurning menjelaskan, pada razia gabungan bersama TNI-Polri, Sabtu (17/4/2021) dipimpin Kabag Ops Kompol Yengki Deswandi, berhasil mengamankan puluhan kendaraan pengguna knalpot blong dari beberapa lokasi.

“Dengan adanya penindakan terhadap pengendara yang menggunakan knalpot blong oleh Polres Tapteng kiranya dapat membuat rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan juga membuat efek jera bagi pengendara atau pemilik kenderaan yang menggunakan Knalpot blong, dan dengan adanya penindakan ini, bagi masyarakat yang beragama islam dapat melaksanakan kegiatan Ibadahnya dengan nyaman,” ujarnya.

Lanjutnya, Kapolres Tapteng juga berharap partisipasi dari masyarakat dalam memberikan informasi dan diharapkan berperan aktif dalam mengimbau atau mengingatkan keluarga, saudara atau yang ada di lingkungannya agar tidak memakai knalpot blong. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *