Dosmar Banjarnahor Dituding Khianati PDI Perjuangan Humbahas, Ada Apa?

Foto: Dosmar Banjarnahor (tengah). (Dok.Istimewa) 

SNT, HUMBAHAS – Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatra Utara, Oloan Paniaran Nababan, menyesalkan sikap Dosmar Banjarnahor yang meninggalkan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

Bahkan, kini Dosmar Banjarnahor yang merupakan Bupati Humbahas itu diketahui sudah berlabuh ke Partai Golkar, setelah sekitar 7 tahun menahkodai PDIP di Kabupaten Humbahas.

Bacaan Lainnya

Dosmar Banjarnahor berlabuh ke partai lain setelah Ketua PDIP Humbahas dipercayai kepada Oloan Paniaran Nababan. Dia merupakan Wakil Bupati Humbahas, pasangan Dosmar Banjarnahor.

Untuk diketahui, Oloan Nababan resmi dilantik oleh Ketua DPD PDIP Sumatra Utara, Rapidin Simbolon, pada Selasa (4/10/2022) lalu.

Lantas, kenapa Dosmar Banjarnahor meninggalkan PDIP Humbahas yang merupakan partai pengusung utama pasangan Dosmar dan Oloan pada Pilkada serentak 2020 lalu?.

Oloan Nababan kepada awak media ini, kemarin mengatakan bahwa PDIP Humbahas belum menerima surat pengunduran diri Dosmar, namun Dosmar justru sudah bergabung ke partai lain tanpa ada pemberitahuan. “Kami belum tahu ada surat pengunduran dirinya,” ungkapnya.

Sikap yang dipertontonkan oleh Dosmar Banjarnahor membuat PDIP Humbahas, geram. “Dan kami sampai sekarang belum serah terima laporan pertanggungjawaban anggaran dana dan aset selama beliau kurang lebih 7 tahun Ketua DPC PDI Perjuangan,” beber Oloan Paniaran.

Terpisah, Wakil Ketua DPC PDIP Humbahas, Ramses Lumbangaol menyampaikan, tindakan Dosmar Banjarnahor merupakan salah satu bentuk pengkhianatan terhadap partai. “Ini adalah salah satu bentuk pengkhianatan. Pengkhianatan terhadap partai. Makanya akan kami tuntut pertanggungjawabannya,” tegas Ramses.

Menurutnya, Dosmar Banjarnahor sudah beberapa kali disurati untuk serah terima ketua partai, namun tak pernah diindahkan Bupati Humbahas. “Sudah tiga kali kita surati, tidak mau datang untuk membuat serah terima dan pertanggungjawaban,” kata dia.

Ramses juga mengaku sudah mengetahui bahwa Dosmar berlabuh ke partai lain melalui pemberitaan sejumlah media. “Sudah, sudah kita tahu dalam pemberitaan, jelas fotonya,” timpalnya.

Persoalan ini, lanjut Ramses, sedang dibahas di DPP PDIP. “Saya lagi di Jakarta membahas tindakan yang dilakukan oleh Dosmar Banjarnahor terhadap DPC PDIP Humbahas. Itulah yang yang kita bicarakan di sini di DPP, tindakan apa kemudian yang akan kita lakukan terhadap Dosmar,” jelasnya.

Diakhir keterangannya, Ramses mengungkapkan, bahwa pada Pilkada serentak 2022 lalu, PDIP merupakan partai pengusung utama pencalonan Dosmar Banjarnahor dan Oloan Nababan hingga menang menjadi bupati bersama wakilnya Oloan Nababan.

“Kan dia mencalon sebagai bupati diusung oleh PDIP. Kan kami PDIP Humbang Hasundutan sebagai pengusung utama. Jadi dia jadi bupati. Pertanggungjawaban moralnya bagaimana kan?” pungkasnya.

Dihubungi terpisah melalui selulernya untuk konfirmasi terkait tudingan PDIP Humbahas tersebut kepada dirinya, Dosmar Banjarnahor belum bersedia memberikan keterangan. (SNT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *