TAPUT – Tim Inafis Polres Tapanuli Utara (Taput) melakukan olah TKP di lokasi kebakaran puluhan unit rumah di Desa Hutanagodang, Kecamatan Muara, Rabu (26/03/2025).
Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak S.I.K, melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan, olah TKP itu merupakan langkah awal pihak kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran, serta sumber api.
“Sejauh ini dari data yang dihimpun petugas kepolisian di TKP, yang pasti ada 27 unit rumah yang terbakar diantaranya 10 ludes rata dengan tanah karena rumah tersebut berlantai dua, dan terbuat dari kayu, sedangkan 17 unit lagi tidak roboh karena bangunan terbuat dari beton,” kata Aiptu Walpon Baringbing.
“Selain ke 27 unit rumah yang terbakar, turut terbakar 1 unit mobil jenis Toyota Kijang Jantan dan 1 unit sepeda motor jenis Scoopy,” jelasnya.
Aiptu Walpon menerangkan, pemilik rumah terbakar yaitu Swardy Sianturi, Appentus Sinaga, Huseng Sianturi, Rolli Rajagukguk, Samsul Sianturi, Luhut Rajagukguk, Parlindungan rajagukguk, Aladin Siregar, Ranap Pakpahan, Porjamin Sianturi, Huseng Sianturi, Murni Rajagukguk, Opong Sianturi, Mobil Manalu, Eslon Rajagukguk, Ganda Siregar, Timur Tua Siregar, Mani Manullang, Parlindungan Rajagukguk, Swardya Sianturi, Andis Siregar, Tulus Simbolon, Henra Simbolon, Japintan Sianturi, Benni Simbolon, Bonar Rajagukguk dan Ngolu Sianturi.
“Saat dilakukan interogasi dengan beberapa orang saksi, bahwa api pertama sekali muncul dari lantai dua rumah Adventus Sinaga dan Delmaria Siregar. Dikarenakan rumah yang sumber api pertama sekali muncul terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan melalap rumah yang di sampung kiri dan kanan karena rumah tersebut rapat,” terang Walpon.
Warga sekitar pun tidak bisa berbuat apa-apa, karena api sangat besar dan seisi rumah turut ludes.
“Untuk memadamkan api, 4 unit mobil Damkar Pemkab Taput, 1 unit mobil Damkar Bandara Silangit, dan 1 unit mobil Damkar Pemkab Humbang Hasundutan turun ke lokasi dan sekira pukul 16.00 WIB api bisa dipadamkan,” katanya.
Aiptu Walpon lebih lanjut menyampaikan, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan puluhan miliar.
“Untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut terjadi, Tim Inafis Polres Taput akan bekerjasama dengan Tim Labfor Polda Sumut,” jelasnya.
Sebelumnya, data yang diperoleh Polres Taput yang disampaikan dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, bahwa ada 28 unit rumah yang terbakar, namun data itu kemudian direvisi.
“Sempat dilaporkan 28 (rumah terbakar, red) karena ada 1 rumah disekat bagi dua untuk tempat jualan, namun itu satu rumah,” pungkasnya. (ren)









