PANDAN – Bupati Tapteng Masinton Pasaribu didampingi Wakil Bupati Mahmud Efendi melepas seribuan peserta Pawai Takbiran Perayaan Idul Adha 1446 H /2025 M.
Pelepasan dilakukan di depan Masjid Agung Al Muslimin Tapteng, Kamis (05/06/2025) malam.
“Idul Adha ini juga dikenal sebagai Hari Raya Qurban, merupakan salah satu hari besar dalam Islam yang sarat dengan nilai spiritual, sosial dan kemanusiaan. Perayaan ini jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah bertepatan dengan puncak Ibadah Haji di Tanah Suci Mekkah,” kata Masinton Pasaribu dalam sambutannya.
“Meskipun terasa berat, kemudian makna pengorbanan dan keikhlasan berbagi melalui penyembelihan hewan kurban merupakan simbol pengorbanan materi dan ekonomi, kebaikan bersama daging kurban dibagikan kepada fakir miskin, tetangga dan keluarga mencerminkan nilai solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama terutama yang membutuhkan,” sambungnya.
Bupati Tapteng mengatakan makna Idul Adha juga adalah pembersihan diri dari sifat duniawi dijauhkan dari sifat egois dan cinta dunia yang berlebihan.
“Berkurban adalah bentuk latihan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membersihkan hati dari nafsu yang menyesatkan. Idul Adha juga bermakna kesetaraan dan persaudaraan semua umat muslim, khususnya yang kaya maupun yang miskin saling berbagi dan berkumpul bersama dalam ibadah dan perayaan. Secara keseluruhan Idul Adha mengajarkan bahwa kehidupan bukan semata tentang memiliki tetapi tentang berbagi mengabdi dan mengorbankan yang dicinta demi nilai yang lebih tinggi ini adalah momen refleksi spiritual untuk memperkuat Iman memperbaiki diri dan mempererat tali sosial dalam masyarakat,” Masinton Pasaribu menambahkan.
Turut hadir, Wakil Ketua TP PKK Tapteng, mewakili Danrem 023 KS, dan undangan lainnya. (ren)






