SAMOSIR – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera menyampaikan, pelaksanaan Tao Toba Joujou 2025 di Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara (Sumut) menghasilkan ouput yang memuaskan.
Dijelaskannya, pada kegiatan yang berlangsung selama 3 hari (Jumat-Minggu, 25-27/7/2025), pihaknya mencatat transaksi UMKM yang tembus di angka Rp 3,1 miliar.
“Animo dan gairah masyarakat Kabupaten Samosir serta wisatawan luar juga sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Hal itu dibuktikan dengan trafik kunjungan hingga mencapai 30.000-an,” ungkap Riza Putera dalam keterangan tertulisnya diterima, Kamis (31/07/2025).
Kegiatan rutin tahunan tersebut diharapkan dapat mendukung perekonomian di Kabupaten Samosir untuk bertumbuh lebih maju, berkelanjutan dan inklusif.
“Kita juga menginginkan, bahwa kegiatan ini menjadi momentum dalam mendukung UMKM, kopi, dan pariwisata Samosir semakin naik kelas ke depan,” katanya.
Riza Putera juga menjelaskan, Festival Toba Joujou telah dilaksanakan 5 kali sejak 2021, dan Kabupaten Samosir telah menjadi 3 kali tuan rumah acara.
“Harapan kita, even ini menjadi pesta rakyat dan menjadi dukungan kami untuk merebut kembali green card Geopark Kaldera Toba dari UNESCO,” sambungnya.
Sejalan dengan itu, lanjut Riza Putera, BI mengambil tema ‘mengintegrasikan pariwisata, warisan budaya, dan komoditas unggulan danau toba untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan’.
Dia mengatakan, Tao Toba Joujou 2025 menghadirkan pameran UMKM yang diikuti 75 booth UMKM wastra, kriya dan makanan. Ada juga festival kuliner Batak Halal, pertunjukan budaya dan musik, parade agro, Festival Kopi Tanah Para Raja di Labersa, business matching pembiayaan dan penjualan serta aneka talkshow dan kompetisi.
Sebelumnya, telah dilakukan berbagai acara pre event, seperti festival kopi di 3 regional wilayah kerja BI Sibolga. Kemudian, pekan ekonomi syariah dan digital (Pesta) Tapanuli di Padangsidimpuan.
Selain itu, ada juga dukungan program North Sumatera Investment di Humbang Hasundutan dan berbagai kegiatan pengembangan UMKM di 16 wilayah kerja BI Sibolga. (ren)






