MANDAILING NATAL – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang pemuda yang hanyut saat mandi di Sungai Batang Natal, tepatnya di Desa Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, dalam keadaan meninggal dunia.
Jasad korban ditemukan, Kamis (18/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, berjarak kurang lebih 5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Peristiwa bermula pada Rabu (16/9/2025) sore sekitar Pukul 17.30 WIB, ketika korban Andre Tarigan (31) yang merupakan warga sekitar sedang mandi di aliran Sungai Batang Natal.
Saat asyik berenang, tiba-tiba terseret arus deras dan debit air yang tiba-tiba naik sehingga korban tidak berhasil menyelamatkan diri. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pertolongan dan dilakukan pencarian namun korban tak kunjung ditemukan hingga akhirnya informasi diteruskan ke Pos SAR Mandailing Natal.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Mandailing Natal segera diberangkatkan menuju lokasi serta bergabung bersama unsur terkait untuk melakukan pencarian.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Rescuer Pos SAR Mandailing Natal, BPBD Kabupaten Mandailing Natal, Polsek Lingga Bayu, Koramil setempat, Pemerintah Desa Tapus, Relawan dan masyarakat sekitar.
Dengan metode pencarian melalui penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai serta penyisiran menggunakan perahu LCR di jalur air, dan juga dilakukan penyisiran menggunakan drone thermal guna memaksimalkan pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan pagi tadi dan segera dievakuasi menuju rumah sakit untuk diserahkan kepada pihak terkait.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, yang bertindak selaku Search Mission Coordinator (SMC) dan sepengetahuan SAR Cordinator (SC). menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut.
“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bahu-membahu dalam upaya pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing,” kata Hery. (ren/ril)






