PANDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) bersama Caritas Indonesia menandatangani kesepakatan bersama program peningkatan kualitas dan pembangunan perumahan kawasan pemukiman, akses layanan dasar, pengurangan risiko bencana, dan respons bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Penandatanganan dilakukan di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng, Rabu (25/02/20226) oleh Sekretaris Daerah Binsar TH Sitanggang dan Fresh Rante Taruk selaku Direktur Eksekutif Caritas Indonesia
Mewakili Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, Binsar Sitanggang menyampaikan terima kasih atas kepedulian Caritas Indonesia dalam membantu pengurangan risiko bencana dan respons bencana di daerah itu.
Pada kesempatan itu, Binsar menjelaskan Kabupaten Tapteng telah mengalami dua kali bencana alam banjir bandang dan tanah longsor, yaitu pada 25 November 2025 dan banjir susulan terjadi pada 11 Februari 2026.
“Bencana alam ini menimbulkan trauma bagi masyarakat sehingga kepedulian seperti yang diberikan oleh Caritas Indonesia sangat dibutuhkan untuk membantu Pemkab Tapteng dan masyarakat dalam program peningkatan kualitas dan pembangunan perumahan serta kawasan pemukiman, akses layanan dasar, pengurangan risiko bencana alam,” kata Binsar.
“Penanggulangan bencana ini tentunya tidak akan berjalan baik tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan juga NGO seperti Caritas Indonesia, dengan harapan Tapteng segera pulih dari bencana, Bangkit Lebih Kuat,” pungkasnya.
Turut hadir Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan Setdakab Tapteng Wirdan Pasaribu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Jonnedy Marbun, Asisten Administrasi dan Umum Nurjajilah, Plh. Kapala BPBD Tapteng Leonardus Sinaga, Kabag Hukum dan Ortala Tapteng Ali Marwan. (ren)






