BI Sibolga Panen Padi Varietas Unggul Gamagora Bersama Wakil Bupati Toba

IMG 20250606 WA0000
Bank Indonesia Sibolga Bersama Wakil Bupati Toba Panen Bersama Padi Varietas Unggul Gamagora.

TOBA – Bank Indonesia (BI) Sibolga bersama Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus panen bersama padi varietas unggul Gamagora di Desa Baruara, Kabupaten Toba, Kamis (05/06/2025).

Turut hadir Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Toba, Dinas Pertanian Toba, Bulog Pematangsiantar, Kepala Desa Baruara, serta anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Maju, binaan BI Sibolga sejak 2023.

Bacaan Lainnya

Kepala Perwakilan BI Sibolga Riza Putera menyampaikan, hasil panen perdana varietas Gamagora didemplot seluas 2 hektar mencapai 6,3 ton per hektar.

“Pencapaian luar biasa, mengingat kondisi serangan hama wereng dan kresek di sekitar Desa Baruara. Sebagai perbandingan, varietas padi lain di lokasi sama hanya menghasilkan 4,9 ton per hektar dalam kondisi serangan hama yang sama,” kata Riza Putera.

Dijelaskan, pengembangan varietas unggul Gamagora merupakan tindak lanjut studi banding Tim TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Sumatra Utara ke Nusa Tenggara Barat, dimana petani berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 10 ton per hektare.

“Varietas Gamagora hasil riset Universitas Gajah Mada ini memiliki keunggulan signifikan. Melalui studi banding ke NTB, kami melihat potensi besar mengaplikasikan varietas ini di Sumatra Utara, khususnya wilayah kerja BI Sibolga,” sambung Riza Putera.

Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dukungan program ketahanan pangan dari BI Sibolga melalui replikasi “Best Practices” varietas unggul Gamagora yang menerapkan sistem pertanian organik menggunakan Humid Acid, Pupuk Organik Cair, dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR).

Dengan demikian, inovasi yang telah diterapkan sangat menggembirakan dan diharapkan dapat dilanjutkan, serta direplikasi kelompok tani lainnya di Kabupaten Toba sebagai langkah konkret mendukung ketahanan pangan daerah.

Ketua Gapoktan Tani Maju Ronal Tambunan menambahkan, hasil yang memuaskan ini mendorong semangat kelompok tani untuk terus melakukan penanaman padi Gamagora musim kedua dan seterusnya.

“Kegiatan panen bersama ini menjadi wujud nyata pembinaan BI Sibolga terhadap Gapoktan Tani Maju sejak 2023 melalui berbagai program Capacity  Building, pelatihan petani, serta pengembangan mindset pengusaha tani,” katanya.

“Program pembinaan mencakup penyediaan fasilitas sarana prasarana pendukung pertanian hingga diversifikasi usaha melalui pengembangan produk turunan dan kemitraan dengan agro industri. “Kami berharap dapat menjadi penangkar bibit Gamagora untuk membantu petani lain di wilayah ini,” tambah Ronal Tambunan.

Untuk diketahui, program implementasi demplot padi Gamagora menunjukkan hasil positif dengan berbagai keunggulan, yaitu umur panen 95 hari setelah tanam (HST), produktivitas mencapai 6,8 ton per hektare, potensi anak 35-47 per rumpun, efisiensi biaya produksi Rp10,5 juta per hektare, dan tahan terhadap serangan hama penyakit.

BI Sibolga berkomitmen melakukan replikasi penanaman varietas unggul Gamagora ke daerah lain di wilayah kerja BI Sibolga, sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan panen bersama ini menjadi bukti kolaborasi multi-pihak khususnya antara Bank Indonesia Sibolga bersama Pemerintah Daerah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan melalui demplot padi Gamagora di Gapoktan Maju Tani, Desa Baruara Kabupaten Toba. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *