PANDAN – Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menerima kunjungan Perwakilan Tim Peneliti dari Sultanate Institute Tori Nuariza Sutanto, bertempat di Ruang Kerja Bupati di Pandan, Selasa (26/08/2025).
Masinton Pasaribu menyambut hangat kahadiran Tim Peneliti dari Sultanate Institute. “Terima kasih atas kerjasama dalam melakukan penelitian atau observasi di Situs Bongal Sijago-jago Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah,” katanya.
Menurut Masinton Pasaribu, dengan kehadiran Sultanate Institute di Tapteng, semoga ke depan membuahkan hasil.
“Tapanuli Tengah bisa kembali jaya seperti masa lalu, bahwa Tapanuli Tengah Pusat Peradaban Nusantara dan dari Tapanuli Tengah Dunia Mengenal Nusantara,” kata Masinton Pasaribu.
Tim Peneliti dari Sultanate Institute, Tori Nuariza Sutanto mengungkapkan, kedatangan mereka untuk berpamitan kepada Bupati Tapteng setelah pelaksanaan kegiatan Konferensi Internasional Spiced Islam ke 3 tahun 2025 yang berlangsung di Desa Jago-Jago, Kecamatana Badiri, beberapa waktu lalu, yang mengundang 10 negara peneliti dari pakar-pakar arkeologi sejarah di seluruh dunia ke Kabupaten Tapteng.
“Kami berterima kasih sudah disambut Bupati Tapanuli Tengah dengan jamuan makan malam dan juga kehadiran Bupati pada acara Soft Opening Fansuri Arboretum Taman Edukasi, Rempah Pertemuan Budaya, sekaligus penanaman pohon di lokasi Museum Fansuri si Jago-Jago.
“Kami juga memberikan buku-buku hasil penelitian karya Sultanate Institute dan BRIN. Kami juga memberikan produk contoh hilirisasi dari produk Atsiri berupa parfum. Harapan kami Tapanuli Tengah bisa membangkitkan kembali potensi sejarah budaya dan wisata, juga ekonominya dengan produk-produk aromatika, apakah dalam bentuk parfum kosmetik dan lain sebagainya, sehingga masyarakat Tapanuli Tengah itu bisa kembali jaya seperti masa lalu di Nusantara, seperti kata Bupati, dari Tapteng Dunia Mengenal Nusantara,” Tori Nuariza Sutanto menambahkan. (ren)






