TAPTENG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar aksi gotong royong dan pembersihan sampah secara massal di Kecamatan Pandan dan Kecamatan Sarudik, Jumat (18/9/2026).
Aksi ini sekaligus memperingati World Clean Up Day (WCU) 2026, serta mempercepat penanganan kebersihan pascabencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Tapteng, pada 25 November 2025.
Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Tapteng, Erniwati Batubara mengatakan petugas kebersihan berfokus pada pengangkutan sampah sisa banjir, pembersihan area permukiman, serta penyisiran sisa-sisa sampah hasil gotong royong warga di tingkat kelurahan yang sebelumnya belum sempat terangkut.
“Aksi ini bukan sekadar agenda seremonial semata, melainkan wujud langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Selain untuk memulihkan kondisi wilayah pascabencana, kegiatan ini juga ditujukan untuk mengedukasi serta menggerakkan kesadaran warga agar lebih aktif dan peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” kata Erniwati.
Ia menjelaskan, Pemkab Tapteng berkomitmen untuk menjadikan aksi gotong royong ini sebagai program yang berkelanjutan.
“Melalui langkah mitigasi yang didukung pengelolaan sampah terintegrasi, kita harapkan saluran air tidak kembali tersumbat sehingga risiko bencana banjir di masa mendatang dapat diminimalkan,” ujarnya. (ren)






