Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Sibolga-Tapteng Dilantik, Ketuanya Damai Mendrofa

  • Whatsapp
Jajaran Pengurus IWO Sibolga-Tapteng Foto Bersama Dengan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk Usai Dilantik.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (DP IWO) Sibolga-Tapanuli Tengah (Tapteng) resmi dilantik pada Senin, 23 Januari 2018, bertempat di Aula Visual Gedung SMA Matauli Pandan, Tapteng.

Damai Mendrofa dan Khottob Nasution masing-masing dipercaya sebagai Ketua dan Sekretaris PD IWO Sibolga-Tapteng Periode 2017-2022.

Bacaan Lainnya

Pelantikan pengurus IWO ini bertajuk, “Bersama kita kuat, sebarkan informasi benar dan anti hoaks”, dihadiri langsung oleh Pengurus Pusat IWO, Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Sumatera Utara, Wali Kota Sibolga, Drs. M. Syarfi Hutauruk dan Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani serta unsur muspika dan muspida dari kedua daerah.

Acara dimulai dengan pembacaan doa dan upacara nasional, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IWO. Dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Pusat IWO, Ikrar IWO dan Penyerahan Pataka dari Ketua PW IWO Sumatera Utara, Mei Leandha kepada Ketua PD IWO Sibolga-Tapteng.

Usai dilantik, Ketua PD IWO Sibolga-Tapteng Damai Mendrofa dalam kata sambutannya usai dilantik, mengucapkan terimakasih atas kerjasama semua pihak dalam menyukseskan pelantikan tersebut.

“Terimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah membantu tersuksesnya pelantikan ini. Hal ini menjadi titik balik kemajuan wartawan online di Sibolga dan Tapteng”, ujar Damai.

Damai menjelaskan bahwa proses pembentukan PD IWO Sibolga-Tapteng sebenarnya sudah berlangsung mulai September 2017. Dirinya menyatakan PD IWO Sibolga-Tapteng berlandaskan semangat bahwa hakekat kemanusian harus bersosial, terarah dan dan visioner.

Dia mengatakan bahwa saat ini wartawan bagaikan mempunyai stikma buruk dimata stakeholder pemerintah dan masyarakat. Wartawan dianggap sebagai kalangan yang justru membahayakan dan dianggap musuh oleh kebanyakan orang. Padahal menurutnya, wartawan juga bagian dari masyarakat yang bertujuan untuk memberikan informasi sesuai dengan fakta yang ada dilapangan.

Ia berharap agar pemerintah dan masyarakat bisa menjadikan wartawan sebagai mitra dalam usaha pembangunan.

“Kami juga tidak perlu ditakuti karena kami itu bukan kebal hukum. Kami ini punya kode etik, dan kami punya Undang-Undang Pers nomor 40 tahun 1999. Disitu begitu banyak kode etik, begitu juga di IWO ini,” ujar Damai.

Dikesempatan itu, dalam kata sambutannya Ketua Pengurus Pusat IWO Jodhi Yudono yang dibacakan oleh Lia Natalia. Jodhi menegaskan jika wartawan adalah profesi yang mengandalkan kualitas.

“Kita dikenal dengan kualitas kita dalam pembuatan berita. Kita ini bukan recehan 50.000-an. Hargai diri kita biar kita bisa dihargai oleh orang lain,” jelas Jodhi.

Dalam sambutan tertulis tersebut, Jodhi juga menegaskan bahwa dalam pembentukan media online, wajib memenuhi beberapa persyaratan. Termasuk harus mempersiapkan badan hukum dengan prosedur dimedianya masing masing. Pemberitaan yang juga disuguhkan juga kepada masyarakat pun harus berimbang. Cara-cara demikian yang mampu membuat profesi wartawan dapat dihargai oleh kalangan luar.

Sementara itu, Walikota Sibolga, Drs. H. Syarfi Hutahuruk, dalam sambutannya juga ikut memberikan ucapan selamat. “Selamat dan sukses kepada Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga-Tapteng, Saudara Damai Mendrofa,” ucap Syarfi.

Syarfi menyebutkan hadirnya IWO sebagai organisasi yang menaungi wartawan online di era globalisasi saat ini merupakan hal yang sangat tepat. Namun dirinya menyatakan kalangan wartawan harus tetap berpegang teguh kepada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers nomor 40 tahun 1999.

Dirinya mengajak wartawan khususnya di Sibolga dan Tapanuli Tengah dapat bersama-sama mengusahakan kemajuan pembangunan daerah. Salah satunya dengan aktifnya wartawan menyuarakan keinginan masyarakat sekaligus menyampaikan pula perkembangan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah.

Wali Kota Sibolga dua periode itu berharap jika IWO semakin jaya dan menyuguhkan pemberitaan yang sejuk dan benar.

“Bukan kami pemerintah takut dikritik. Kami suka dikritik, tapi dijalannya. Itu pasti kita terima,” imbuh Syarfi.

Ucapan selamat juga diberikan oleh Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Selamat kepada Ketua Ikatan Wartawan Online, Damai Medrofa, bahwa telah membentuk ikatan wartawan online (IWO) di Sibolga-Tapteng,” ucap Bakhtiar.

Bakhtiar berujar jika selama dirinya tidak pernah “alergi” kepada wartawan. Hanya saja, jumlah yang mengaku wartawan di Sibolga dan Tapanili Tengah terlampau tidak masuk akal. Menurutnya, terdapat lebih dari 700 orang yang mengaku berprofesi sebagai wartawan.

Namun saat pihaknya akan mendalami lebih lanjut, kebanyakan oknum yang mengaku wartawan tersebut tidak bernaung dalam suatu media tertentu.

“Jadi kepada IWO, mari kita catat siapa aja di dalam wartawan IWO itu. Kalau bisa dibuatkan kartu anggota IWO. Dan pastinya mengacu kepada Undang-Unndang Pers,” ungkap Bakhtiar.

Usai penyampaian kata sambutan dari berbagai pihak, pelantikan dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Walikota Sibolga, Bupati Tapanuli Tengah serta unsur muspika dan muspida lainnya. Sebelum akhirnya ditutup dengan penyerahan donasi oleh PD IWO Sibolga kepada anak-anak dari panti asuhan. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *