Wali Kota Sibolga Takziah di Rumah Duka Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani

oleh
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani Saat Menyampaikan Sambutannya. Tampak juga Wali Kota Sibolga Drs Syarfi Hutauruk.

Smart News Tapanuli, BARUS – Paska wafatnya Ahmad Yunus Sibarani, Ayahanda Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, suasana rumah duka di Jln Merdeka, Barus, dipenuhi warga untuk mengikuti pengajian dan takziah sejak, Sabtu hingga Senin (10-12/2/2018) malam kemarin.

Pengajian dan takziah dilaksanakan tiga malam berturut. Pada malam ketiga pengajian dihadiri Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk, Wawako Edi Polo Sitanggang, Wabup Tapteng Darwin Sitompul.

Hadir juga unsur Forkopimda Sibolga dan Tapteng, Sekda Tapteng Hendri Susanto Lumbantobing, Sekda Sibolga M Yusuf Batubara, dan para Pimpinan OPD serta seluruh Camat Tapteng dan Sibolga.

Wabup Tapteng Darwin Sitompul menyampaikan Pemkab Tapteng dan segenap lapisan masyarakat turut berduka atas meninggalnya Ayahanda Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani alm Ahmad Yunus Sibarani yang tutup usia pada 78 tahun.

“Tuhan maha mengetahui. Saya yakin, Tuhan memberikan yang terbaik kepada seluruh keluarga dan semoga tabah menghadapi cobaan ini. Semoga arwah almarhum diterima Tuhan Yang Maha Kuasa dan dilapangkan dalam kuburnya,” ucap Darwin.

Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk juga menyampaikan atas nama Pemko Sibolga ikut berduka atas meninggalnya Ayahanda Bupati Tapteng pada usia 78 tahun.

“Mudah-mudahan almarhum khusnul khotimah. Kita mendoakan semoga ayahanda masuk surga Jannatun Na’im. Semua masyarakat Kecamatan Barus ikut merasakan kesedihan Bupati Tapteng, dengan banyaknya masyarakat melayat di rumah duka,” ujar Syarfi.

“Kami berharap kepada kita semua dapat memaafkan almarhum kalau pernah melakukan kesalahan, mohon dimaafkan dan apabila ada utang piutang agar dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” kata Syarfi.

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Sibolga dan semua yang hadir di rumah duka.

“Bapak Wali Kota ini selalu mensupport saya. Kepada semua yang hadir saya ucapkan terimah kasih. Apabila ada tutur kata, kelakuan Ayahanda kami yang kurang baik atau kurang berkenan, selaku keluarga kami memohon maaf,” kata Bakhtiar.

“Apabila ada utang piutang agar disampaikan kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikannya,” ucapnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *