oleh

Ricuh, Polres Sibolga Tangkap Perampas Kotak Suara Pilgubsu 2018

Smart News Tapanuli, SIBOLGA – Petugas keamanan dari Polres Sibolga membekuk sekelompok orang yang melakukan aksi anarkis karena berusaha merampas dan membawa lari kotak suara Pilgubsu 2018 di Lapangan Simaremare, Sabtu (3/3/2018).

Sekelompok orang ini diketahui sebagai tim sukses salah satu pasangan calon Gubernur Sumut. Mereka berupaya merampas kotak suara dari petugas ditengah perjalanan ketika hendak dibawa menuju kantor kecamatan.

Aksi anarkis massa ini akhirnya diredam aparat kepolisian. Petugas Reskrim Polres Sibolga dengan sigap berhasil menangkap sekelompok orang yang membawa lari kotak suara tersebut.

Kejadian di atas adalah sepenggal adegan simulasi Sispamkota Pilkada Serentak 2018 yang digelar Polres Sibolga bekerja sama dengan instansi terkait di Kota Sibolga.

Adegan yang disimulasikan di antaranya, petugas keamanan melakukan tindakan persuasif terhadap sekelompok masyarakat yang mencoba membuat aksi protes terhadap perhitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Kemudian aksi anarkis sekelompok pendukung salah satu pasangan calon Gubsu yang tidak terima atas hasil rekapitulasi perhitungan suara di KPU Kota Sibolga.

Kelompok ini pun nekat melakukan aksi anarkis di depan gedung tempat berlangsungnya pengumuman hasil rekapitulasi suara.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja menyampaikan, kegiatan ini untuk mengecek kesiapan personil, dan kelengkapan sarana prasarana sebelum diterjunkan ke lapangan, agar pada waktu pelaksanaan tidak ada kendala.

Dikatakan, demokrasi telah memberikan ruang kebebasan bagi masyarakat untuk berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat.

“Saat ini kita melihat pendewasaan demokrasi sedang berlangsung, namun dalam prosesnya kerap terjadi gesekan politik yang berimbas pada aksi kelompok tertentu, hal ini akan merusak tatanan yang ada, oleh karenanya perlu strategi untuk dapat meredam semuanya,” ujar Edwin.

Menurut Edwin, pada proses pengamanan Pilgubsu 2018, Polres Sibolga menurunkan 161 personilnya. Sistemnya terbuka dan tertutup dan itu sudah dilakukan setelah tahapan Pilkada 2018 dimulai.

“Kita akan tindak tegas siapapun yang berusaha menciderai pesta demokrasi ini, kita tidak mau Pilkada 2018 tidak nyaman. Kita mengimbau kepada masyarakat menyukseskan Pilgubsu ini dengan aman nyaman serta kondusif,” ucap Dia. (ril)

Editor: Ren Morank

Loading...

Komentar