Bupati Tapteng Explore Gebrakan Pembangunan tahun 2018

  • Whatsapp
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani Saat Memaparkan Progress Pembangunan yang Akan Digulirkan di Tapteng tahun 2018.

Smart News Tapanuli, PANDAN – Proyek pembangunan fisik di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) akan segera bergulir. Besaran proyeknya pun tak tanggung-tanggung, sebesar Rp290 miliar. Hal itu disampaikan Bupati Tapteng Bahktiar Ahmad Sibarani dalam temu pers diruang Garuda kantor Bupati Tapteng di Pandan, Selasa, (6/3/2018) siang.

Bupati Bakhtiar menyebut, volume proyek pembangunan fisik tahun 2018 dibanding tahun sebelumnya berbanding jauh.

Untuk tahun 2018 Pemkab Tapteng mendapat dana alokasi khusus (DAK) untuk proyek fisik sebesar Rp 146.588.000.000,000. Sementara tahun 2017 hanya Rp 69.368.000.000.

Sementara sejak tahun 2015-2017, Pemkab Tapteng tidak memperoleh Bantuan Keuangan Provinsi (BKP), namun tahun ini Tapteng berhasil memperoleh sebesar Rp54.000.000.000

“Inilah bentuk keseriusan putra daerah membangun kampung halamannya. Dan ini perlu diberitakan oleh teman-teman wartawan, agar masyarakat tahu bagaimana keseriusan kami bersama dengan pak Darwin Sitompul membangun Tapteng ini.

Dalam kurun waktu lebih kurang tujuh bulan sesudah dilantik menjadi Bupati dan Wakil, kami bekerja cepat dan melakukan loby serta pendekatan kepada pemerintah pusat. Tidak mudah untuk menyakinkan pemerintah pusat sampai bisa mengglontorkan DAK fisik sebesar Rp146 miliar lebih,” ungkap Bakhtiar.

Besarnya DAK fisik yang di miliki, Bakhtiar menyatakan telah memfokuskan proyek pembangunan infrastruktur jalan dan fisik untuk tahun 2018 di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Untuk Dinas PU dan PR saja Pagu anggarannya tahun ini sebesar Rp200,334,800,000.00 yang sumbernya dari Dana Alokasi Umum (DAU) hanya Rp43,697,800,000.00. Sedangkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp80,075,000,000.00, dan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp54,000,000,000.00.

Dana ini akan dipergunakan untuk jalan hot mix di beberapa lokasi seperti peningkatan jalan ruang Garingging-Simarlelan di Kecamatan Sumut sebesar Rp9,5m. Peningkatan jalan ruas Sosorgadong-Pulu Pane sebesar Rp8m, pembangunan jembatan Kampung Mudik-Bungo Tanjung Kecamatan Barus Rp53m. Dan masih banyak lagi peningkatan jalan lainnya,”paparnya.

Sedangkan untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pagunya sebesar Rp22,562,000,000,00. Dengan sumber dana dari DAU Rp14,790,000,000.00, dana DAK Rp7,772,000,000.00. Dinas Pendidikan Pagunya sebesar Rp20,641,225,000.00, dengan sumber dana dari DAU Rp10,615,225,000.00 DAK Rp10,026,000,000.00.

Rumah Sakit Umum Daerah Pagunya sebesar Rp30,589,000,000.00 dengan sumber dana DAU hanya Rp1,145,000,000.00 DAK Rp29,444,000,000.00 ditambah lagi dinas-dinas lain.

“Kalau ditotal keseluruhan dari dinas-dinas anggaran untuk proyek fisik tahun 2018 ini sebesar Rp 290 miliar, belum termasuk proyek dana desa sekitar Rp120 miliar. Maka kalau ditotal keseluruhan mencapai Rp410 miliar.

Sebanyak itulah uang yang berputar di Tapteng ini. Saya yakin dengan besarnya anggaran proyek fisik di Tapteng akan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Tapteng. Untuk itulah saya mengajak seluruh masyarakat Tapteng, mari kita dukung program pembangunan Tapteng, dan kalaupun mau mengkritik kami silahkan sampaikan kritikan yang mendasar dan dilengkapi dengan bukti supaya tidak menjadi fitnah atau menyebar informasi bohong.

Kecintaan saya akan kampung halaman saya bukanlah isapan jempol, dan itu saya buktikan dalam kurun waktu tujuh bulan menjabat Bupati sudah mampu menyakinkan pemerintah pusat untuk mengalokasikan Dana Alokasi Khusus untuk fisik proyek sebesar Rp 146.588.000.000,000, dan di P-APBD nanti saya yakin ada juga peningkatan anggaran,” ucapnya.

Terkait pelaksanaan proyek tersebut, Bupati menjelaskan tendernya akan dimulai antara awal bulan April dan Mei 2018, dan pada pekerjaannya akan diawasi dengan ketat. (ril)

 

 

Editor: Ren Morank

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *