Inovasi Baru, Sekarang Ada Aplikasi Nelayan Pintar di Google Play Store

  • Whatsapp
Aplikasi Nelayan Pintar. FOTO: Screenshot.

Tapanuli Tengah – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tapteng menggelar koordinasi pengembangan inovasi Sistem Informasi Nelayan Pintar, Selasa, 8 Mei 2018.

Kasubbid Inovasi dan Teknologi Bappeda Tapteng Rieffi Syahir Tumanggi Hutasuhut melaporkan, inovasi nelayan pintar merupakan aplikasi yang dapat membantu nelayan menentukan daerah penangkapan ikan, mengetahui cuaca, dinamika laut, dan harga ikan.

Bacaan Lainnya

“Kita ingin memberikan informasi dan pemahaman yang mendalam, khususnya bagi para nelayan tentang manfaat inovasi aplikasi nelayan pintar ini,” ujar Reeffi.

Aplikasi Nelayan Pintar (Nelpin) dapat digunakan pada gadget smartphone android. Aplikasi bernama Sistem Informasi Kenelayanan (SI Kenelayanan) ini dapat diunduh lewat layanan Google Play Store.

Dengan aplikasi Nelpin ini, nelayan dapat mengetahui daerah penangkapan ikan, kondisi cuaca perairan yang diupdate setiap hari oleh BMKG, daftar pelabuhan, dan daftar harga ikan tertinggi pada masing-masing pelabuhan.

Lewat pertemuan ini diharapkan wawasan nelayan semakin bertambah luas, khususnya di bidang teknologi dan perekonomian.

Kesejahteraan nelayan meningkat dengan semakin efektif dan efisiennya penggunaan teknologi komunikasi dan informatika.

Narasumbernya, Sofian Muji Permana dari Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dan Torang MT Tamba Sekretaris Dinas Kominfo Tapteng.

Sofian Muji Permana menyampaikan aplikasi Nelpin yang dikembangkan KKP kurun waktu 2015 hingga 2017 melalui Pusat Riset Kelautan.

Hingga saat ini KKP telah mengimplementasikan aplikasi Nelpin/SisNeLY di 75 lokasi kabupaten/kota di Indonesia.
KKP terus mendorong perkembangan teknologi informasi kepada nelayan untuk mendukung aktifitas penangkapan ikan.

Keberadaan aplikasi Nelpin merupakan salah satu program prioritas nasional 2015-2019, demi terwujudnya 100 sentra nelayan yang terhubung dengan informasi kelautan dan perikanan di akhir 2019.

Ke depan perlu dukungan dan sinergitas antar kementerian dan pihak provinsi maupun kabupaten/kota mengoptimalkan aplikasi SisNeLY.

“Berbagai informasi yang ada pada aplikasi Nelpin meliputi PPDPI, perkiraan bahan bakar minyak (BBM), informasi cuaca, gelombang, arah angin, informasi pelabuhan, dan informasi harga ikan,” kata Sofian.

Dia menambahkan selain layanan informasi tersebut, aplikasi Nelpin juga dilengkapi fasilitas obrolan pada smartphone.

Sekretaris Dinas Kominfo Tapteng Torang MT Tamba mengungkapkan melalui aplikasi Nelpin, pemerintah mendorong nelayan untuk go online.

Hal ini dimulai perjanjian kerja sama yang ditandatangani Sekjen KKP RI dan Sekjen Kementerian Kominfo RI tentang penyediaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di sektor kelautan dan perikanan.

Pada kesempatan itu, nelayan dari Kecamatan Badiri, Pandan, dan Sorkam sebagai peserta memeroleh buku panduan manual penggunaan aplikasi Nelpin.

Acaranya dibuka Sekretaris Bappeda Tiurlina H Sihite. Katanya, kegiatan ini merupakan salah satu fungsi Bappeda dalam melakukan penyusunan kebijakan daerah di bidang penelitian dan pengembangan khususnya inovasi daerah guna memberhasilkan visi dan misi Tapteng. (ril_ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *