Ketua TP PKK Sumut Supervisi di Tapteng

  • Whatsapp
Ketua TP PKK Sumut Ny Hj Evi Diana Erry Nuradi melaksanakan supervisi ke Kabupaten Tapanuli Tengah di Aula Kantor Bupati Tapteng, Selasa, 8 Mei 2018.

Tapanuli Tengah – Ketua TP PKK Sumut Ny Hj Evi Diana Erry Nuradi melaksanakan supervisi ke Kabupaten Tapanuli Tengah di Aula Kantor Bupati Tapteng, Selasa, 8 Mei 2018.

Sekdakab Tapteng Hendri Susanto Lumbantobing mengatakan pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari keluarga sebagai lembaga masyarakat terkecil dan sangat menentukan dalam pemberdayaan masyarakat dan desa.

PKK memiliki fungsi strategis dalam pemberdayaan keluarga terutama perempuan sebagai motor penggerak dengan tiga pilar yaitu, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.

Supervisi ini untuk melakukan pembinaan dan bimbingan terutama menyangkut objek penilaian melalui program kelompok kerja (pokja).

Ny Hj Evi Diana Erry Nuradi mengatakan TP PKK adalah mitra pemerintah yang berfungsi sebagai fasilitator perencana, pelaksana, pengendali, dan penggerak pada masing-masing jenjang.

Setiap tahun, pihaknya melakukan supervisi ke 33 kabupaten/kota se Sumut untuk mengetahui keberhasilan 10 program pokok PKK.

Dalam pelaksanaan pembinaan ini, TP PKK Provsu melakukan pembinaan dengan sistem rentang kendali dan berjenjang.

Kegiatan pembinaan dititikberatkan kepada 10 lomba. Diharapkan TP PKK kabupaten/kota menyampaikan laporan setiap kegiatan lomba sesuai sistematika pelaporan yang ditetapkan.

“Sasaran supervisi ini meliputi bidang kelembagaan, bidang administrasi, bidang koordinasi, bidang penataan fisik desa, hasil yang dicapai sebelum dibina dan setelahnya,” ucapnya.

Ny Citra Bakhtiar Ahmad Sibarani berharap supervisi ini berjalan dengan baik dan memotivasi TP PKK Tapteng untuk keberhasilan ke depan.

“Kita lengkapi kekurangannya secara bersama-sama agar pada waktu evaluasi, desa-desa yang kita unggulkan ini siap untuk dinilai pada tingkat Provinsi Sumatera Utara,” kata Ny Citra.

Membina suatu desa bukan suatu pekerjaan mudah karena masyarakatnya majemuk dan tingkat pendidikan beragam, gaya hidup berbeda, tingkat kesejahteraan variatif, dan kemampuan keuangan terbatas adalah masalah yang lazim dijumpai.

Dengan jiwa pengabdian yang tulus ikhlas dari semua relawan PKK di Tapteng sampai pelosok desa, setiap masalah menjadi tantangan. (Dod_snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *