oleh

Tradisi Balimo-Limo, Sungai Sibuluan Meluap, Warga Nyaris Hanyut

Tapanuli Tengah – Sejumlah warga yang sedang mandi pangir nyaris hanyut terseret arus Sungai Sibuluan yang tiba-tiba meluap, Rabu sore, 16 Mei 2018.

Mandi pangir ini merupakan “tradisi balimolimo” yang setiap tahun dilakukan warga Sibolga dan Tapteng menjelang puasa Ramadan. Sungai Sibuluan menjadi salah satu lokasi pilihan, ratusan orang mandi pangir di sungai ini.

Kuat dugaan, pada saat itu pihak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sipan Sihaporas sedang beroperasi dan membuka bendungan hingga mengakibatkan air Sungai Sibuluan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara ini meluap.

Warga yang nyaris hanyut ini terlihat dari sebuah rekaman siaran langsung melalui akun Facebook Pardi Hutabarat.

Dalam rekaman itu terlihat detik-detik arus sungai mengalir secara perlahan dengan debit air yang makin membesar.

Sementara itu di sepanjang alur sungai tampak keramaian warga yang sedang mandi.

Ada terdengar suara kepanikan warga, dan kemudian tampak sejumlah warga dievakuasi dari sungai menuju daratan.

Bahkan, ada seorang warga yang sempat terseret arus sungai, namun berhasil menyelamatkan diri. Hingga kini, belum diketahui, apakah ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Terkait hal itu, belum diperoleh informasi resmi dari pihak PLTA Sipan Sihaporas, apakah memang sedang beroperasi disaat warga sedang mandi balimo-limo yang mengakibatkan air sungai Sibuluan meluap. Demikian juga pihak kepolisian, hingga saat ini belum diperoleh informasi terkait peristiwa itu. (red)

Komentar