Jalan di Desa Makarti Ini Sudah Rusak Lho, Padahal Baru Tahun Lalu Dikerjakan

  • Whatsapp
Jalan Lapem sepanjang 1,6 km di Desa Makarti Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, kondisinya sudah banyak berlobang dan mengalami keretakan di badan jalan. Proyek ini menelan biaya Rp.1,6 miliar, bersumber dari APBD Tapteng. FOTO: ferry sitohang_snt.

Tapanuli Tengah – Jalan Lapem sepanjang 1,6 km di Desa Makarti Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, kondisinya sudah banyak berlobang dan mengalami keretakan di badan jalan. Proyek ini menelan biaya Rp.1,6 miliar, bersumber dari APBD Tapteng.

Menurut pantauan awak media ini, Sabtu, (26/5), penyebab kerusakan itu di duga akibat kostur tanah yang labil. Kemudian material Lapem yang digunakan kontraktor pada saat pekerjaan sebahagian menggunakan batu cadas yang diperoleh dari kawasan jalan Rampah -Poriaha.

Permukaan badan jalan juga banyak yang rusak. Jika kondisi itu dibiarkan maka kerusakan badan jalan akan melebar.

Dibeberapa titik badan jalan yang rusak terlihat dipasang tanda. Selain itu, ada juga beberapa orang pekerja yang melakukan pengerukan badan jalan yang berlobang.

T br Aritonang warga desa Makarti menduga sejak awal pekerjaan jalan tersebut dikerjakan asal jadi.“

“Sejak jalan ini dikerjakan, pekerjaannya kita duga dikerjakan asal jadi saja. Saya kira aspal yang digunakan sangat sedikit, sehingga jalannya mudah rusak,” kata T br Aritonang ketika ditanyai saat ia melintas dari lokasi.

Dia menuturkan, dirinya tiap hari melintasi jalan tersebut menuju kebunnya. Ia mengaku pernah melihat pekerja melakukan penambalan badan jalan yang berlobang.

“Kalau mau ke kebun, setiap hari saya melalui jalan ini. Jadi pernah saya melihat ada pekerja yang melakukan penambalan pada badan jalan yang berlobang, tapi itu pun sudah banyak yang rusak,” ujarnya.

Namun sayang, Kepala Dinas U Tapteng, Hariady belum berhasil dikonfirmasi. (ferry sitohang_snt).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *