oleh

Penghuni Rusunawa di Tapteng Menjerit, Pengelola Naikkan Tarif Listrik

Tapteng – Penghuni Rusunawa di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengeluhkan kebijakan pengelola yang menaikkan tarif listrik setiap bulan.

Penghuni Rusunawa menilai tagihan listrik yang semakin mahal sangat membebani dan memberatkan warga penghuni.

“Kami semua orang susah, kami gak sanggup bayar kalau tagihan listriknya terus naik,” sebut Fajar Guci, Wagina dan tetangga lainnya kepada wartawan, Senin 13 Agustus 2018.

Wagina menambahkan, biasanya tarif listrik yang dibebankan kepada warga penghuni Rusunawa setiap bulan itu rata-rata Rp60.000-Rp80.000.

Tapi sekarang tagihan listriknya membengkak, Rp180.000 hingga mencapai Rp280.000. Ironisnya, pengelola Rusunawa tak mau menunjukkan bukti pembayaran tagihan listriknya kepada warga.

Warga penghuni Rusunawa pun meminta perhatian Bupati Tapteng atas kondisi yang mereka alami saat ini.

“Kami mohon bantuan kepada Bupati Tapteng, kami orang susah yang tinggal di sini terus dibohongi oleh pengelola rusunawa,” tutur Wagina diamini warga lainnya.

Sayangnya, pengelola Rusunawa Viktor Lumbantobing belum berhasil dikonfirmasi untuk menjawab keluhan warga. (ril)

Komentar