PSK Asal Palembang yang Menderita HIV Berangsur Membaik

  • Whatsapp
Dirut RSUD Pandan, dr.Indra. Foto: SNT.

Tapteng – Wanita berinisial M (21) penderita HIV sudah 10 hari menjalani perawatan medis di salah satu ruangan di RSUD Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, terhitung sejak 25 Agustus hingga hari ini Senin, 3 September 2018.

Saat ini, kondisi M yang diketahui sebagai pekerja seks komersial dari salah satu Kafe di Tapteng, sudah berangsur membaik. Hal itu disampaikan Direktur RSUD Pandan, dr.Indra kepada smartnewstapanuli.com di ruang kerjanya, Senin, 3 September 2018.

“Pasien M sudah 10 hari kita rawat. Kondisinya saat ini sudah berangsur membaik,” kata dr.Indra mengawali keterangannya.

Indra mengatakan, pihaknya tetap melakukan perawatan secara intensif terhadap pasien M. Namun ia belum mengetahui sampai kapan dilakukan perawatan terhadap wanita yang diketahui asal Palembang, Sumatera Selatan itu.

“Kalau ditanya sampai kapan kami merawat pasien M, kita akan tetap lakukan. Karena kita sudah mendapat arahan dari Bupati Tapteng melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan,” tutur Indra.

Pasien Inisial M. Foto: Istimewa.

Pasien M Tertahan di RSUD Pandan

10 hari proses perawatan serta mengingat kondisi M sudah berangsur membaik, sejatinya kata Indra, pasien sudah bisa dipulangkan. Namun pihak rumah sakit, dinas sosial dan dinas kesehatan Tapteng, hingga saat ini belum mengetahui siapa keluarga maupun kerabat pasien.

Pasien M sudah direncanakan akan dikirim ke Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus “Bahagia” Medan, dalam hal ini Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial.

Namun dengan dalih belum diketahui keberadaan pasien M, menjadi alasan menolak menerima pasien.

“Sudah beberapa kali kita berkordinasi dengan Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus “Bahagia” Medan. Namun, lagi-lagi, mereka beralasan, harus diketahui lebih dahulu siapa keluarga pasien ini,” ujar Plt Kepala Dinas Sosial Tapteng, Parulian S Panggaben, Senin, 3 September 2018, diruang kerjanya.

Pasien M diketahui tinggal di salah satu Kafe di Jalan Baru, Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Ia dinyatakan positif HIV setelah petugas medis melakukan screening test HIV dan test TBC dengan Sputum (dahak) ke RSUD Pandan, hasilnya dinyatakan positif .

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menyampaikan himbauan bagi yang mengetahui keberadaan keluarga pasien untuk memberi informasi Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, sehingga pasien dapat dirujuk dan dirawat di Medan. (dody)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *