oleh

Syarfi Hutauruk Beri Penghormatan Terakhir ke Almarhum Mantan Walikota Sibolga

Sibolga – Dengan berjalan kaki ratusan meter dari Kantor Walikota Sibolga, Syarfi Hutauruk bersama ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Sibolga mulai dari Sekretaris Daerah M.Yusuf Batubara, SKPD hingga para Kepling se kota Sibolga serta Ketua TP PKK, Delmeria Sikumbang datang melayat ke rumah duka Almarhum Sahat Pinorsinta Panggabean, mantan Walikota Sibolga dua periode, di Jl.Sutomo, Kelurahan Simaremare, Kecamatan Sibolga Utara, Selasa siang (30/10) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam rombongan walikota, hadir juga Ketua DPRD Sibolga, Tonny Agustinus Lumbantobing serta Wakil Ketua DPRD Jamil Zeb Tumori.

Setibanya di rumah duka, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk dan Ketua PKK Delmeria Sikumbang langsung disambut istri dan putri almarhum yakni, Rumintang Uli Lumbantobing dan Memori Evaulina Panggabean, beserta keluarga.

Syarfi Hutauruk dan Delmeria Sikumbang tak kuasa menahan tangis begitu melihat jenazah mantan walikota Sibolga dua periode itu terbujur kaku di tempat persemayaman sementara.

Pantauan, mantan anggota DPR-RI itu berulang kali menyeka air matanya, sebelum diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutan.

Mengawali sambutannya, Syarfi berbicara dalam bahasa batak. “Horas ma dihita saluhutna. Dihamu keluarga besar na mar habot niroha. Keluarga besar Panggabean boru bere. Mari kita berdoa agar almarhum diterima disisi Tuhan yang maha kuasa,” ucapnya.

Syarfi mengungkapkan, bahwa almarhum Sahat P Panggabean merupakan sahabatnya sejak lama. “Beliau ini juga sahabat saya cukup lama. Mulai dari periode pertama beliau jadi walikota,” kisahnya.

Dimasa menjabat sebagai anggota DPR RI, Syarfi juga menyebut bahwa Sekda beserta staf di era ke pemimpinan Sahat P Panggabean sebagai walikota, beberapa kali datang ke ruangannya semasa menjabat sebagai anggota DPR RI untuk membicarakan kemajuan di Kota Sibolga.

“Salah satu ide almarhum adalah memperbaiki Pasar Nauli Sibolga,”

“Hari ini, pemerintah kota Sibolga bersama ribuan pegawai hingga ke jajaran para kepling datang untuk berdoa, memberikan penghormatan terakhir kepada bapak kita ini,” kata Syarfi.

Mengakhiri sambutannya, Syarfi berdoa agar almarhum diterima disisi Tuhan yang maha kuasa. “Kepada seluruh keluarga agar tetap sabar dan tabah serta berdoa, agar almarhum di terima disisi Tuhan,” pintanya.

Sahat P Panggabean meninggal dunia diusianya 68 tahun, setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Metta Medika Sibolga, Senin sore (29/10). Dalam kurun 7-8 tahun, almarhum berjuang melawan penyakit stroke yang diderita. (Ren)

Loading...

Komentar