oleh

Pencuri Laptop Tertunduk Lesu di Kantor Polisi

SmartNews, Sibolga – Erwinsyah Putra Pohan (46) melaporkan aksi pencurian di ruang kerjanya di jalan Zainul Arifin No 11 Kota Sibolga, pada Jumat (17/5/2019) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Dua unit Laptop merk Acer senilai Rp 10 juta hilang dari ruang kerjanya.

Untuk mengungkap siapa pelaku pencurian, Erwinsyah Putra Pohan selanjutnya membuat laporan pengaduan ke Polres Sibolga.

“Setelah menerima laporan tersebut, Kasat Reskrim memerintahkan personelnya melakukan penyelidikan dan pendalaman,” ujar Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin, Sabtu (15/6/2019) malam.

Menurut Sormin, berdasarkan hasil penyelidikan, Sat Reskrim Polres Sibolga berhasil menangkap pelaku dari salah satu warung di jalan Nomensen, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara sekitar pukul 06.00 WIB.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku bernama ELS alias L (30) warga jalan Tapian No 72 Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara. Tersangka belum pernah dihukum dan belum berumahtangga,” jelas Sormin.

Dalam menjalankan aksinya, lanjut Sormin, tersangka sendirian dengan menggunakan alat berupa parang yang ditemukan di dalam kaleng cat di lokasi barang diambil.

“Cara tersangka masuk ke lokasi dengan memanjat tembok yang merupakan pagar rumah,” sebutnya.

Kronologis, pada Jumat (17/5/2019) pukul 01.30 WIB, tersangka berencana untuk mengambil barang dari tempat yang dahulunya tempatnya bekerja.

“Dan untuk masuk ke lokasi, tersangka memanjat tembok, dan naik ke lantai dua. Dari ruangan yang dikunci tersangka melihat laptop di atas meja. Selanjutnya tersangka mencari alat yang dapat digunakan untuk bisa masuk ke dalam ruangan. Hingga tersangka melihat sebilah parang di kaleng cat,” paparnya.

“Selanjutnya dengan menggunakan parang tersebut, tersangka kembali naik ke atas dan mencongkel pintu dan berhasil mengambil dua unit laptop. Selanjutnya dibawa tersangka ke tempat kosnya,” terangnya.

Selanjutnya, keesokan harinya pukul 08.30 WIB, tersangka menjual satu laptop tersebut berikut tasnya kepada orang yang tidak dikenal identitasnya seharga Rp 900 ribu. Sementara laptop satu lagi di jual di jalan Merpati Sibolga melalui teman tersangka seharga Rp 1 juta.

“Uang hasil penjualan laptop telah habis digunakan oleh tersangka untuk kebutuhan hidup,” kata Sormin.

Masih Sormin, sebelum melakukan pencurian laptop tersebut, tersangka juga pada Selasa (4/5/2019) pukul 02.45 WIB mencuri dua unit handphone masing-masing merk Oppo warna merah dan warna putih. Namun terkait kasus ini, belum disampaikan secara detil kronologisnya.

“Kasus ini masih dalam proses sidik Sat Reskrim Polres Sibolga,” imbuhnya.

Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga melapas 363 ayat (1) ke 3 dan 5 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. (red)

Loading...

Komentar