Warga di Tapanuli Tengah Bongkar Makam, Begini Alasannya

  • Whatsapp
Warga yang Membongkar Makam untuk Mengambil Jasad Guna Dipindahkan ke Tempat Aman Pascaambles TPU di Desa Tersebut. (Foto: SmartNews)

SmartNews, Tapteng – Sejumlah warga terpaksa membongkar makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Parbadaan Sibustak-bustak, di Desa Tapian Nauli III, Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), untuk mengambil jasad dari liang lahat.

Hal ini lantaran belasan makam di TPU ini ambles dihantam luapan sungai yang terjadi pada, Senin (26/8/2019) lalu.

Bacaan Lainnya

Ditemui di lokasi, Anmar Hutagalung warga setempat mengaku, sedikitnya 10 makam ambles ke sungai. “Kurang lebih 10 makam yang ambles,” kata Anmar, Kamis (29/8/2019).

Menurutnya, dari 10 makam yang ambles itu, beberapa jasad dari liang lahat sudah diambil oleh keluarga.

“Jadi jasad yang diambil dari liang lahat dipindahkan oleh keluarga masing-masing ke tempat yang mereka anggap aman,” katanya.

Dia pun belum bisa memastikan apakah ada makam yang hilang. “Mungkin, tapi kayaknya gak ada ya,” ujarnya sembari membenarkannya ke warga lainnya di lokasi TPU.

Menurutnya, kondisi itu terjadi karena aliran sungai di desa itu awalnya lurus, dan tidak mengarah ke TPU tersebut, sebelum bronjong yang berjarak sekitar ratusan meter dari TPU itu jebol.

“Jadi, setelah bronjong itu jebol, aliran sungai terus mengarah ke TPU ini, sehingga tanah penahan makam tergerus perlaha-lahan hingga kemudian ambles,” akunya.

Pantauan di lokasi, liang lahat yang sudah kosong itu ditanam pohon pisang. Sementara, jasad yang diambil dari liang lahat sebagian sudah tidak utuh lagi. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *