454 Pelajar SMK Muhammadiyah Sibuluan Dites Urine, Kenapa?

  • Whatsapp
Sebanyak 454 siswa SMK 11 Muhammadiyah Sibuluan, Tapanuli Tengah, Dites Urine. (Foto: ist)

SmartNews, Pandan – Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara mendatangi sekolah Swasta SMK 11 Muhammadiyah Sibuluan, Selasa (3/9/2019). Tujuannya untuk penyuluhan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (Napza), serta tes urine narkoba.

“Ini kita lakukan menindaklanjuti instruksi Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani agar untuk Tapteng bersih dari narkoba,” kata Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK), Dedi Irama Gulo kepada pihak sekolah, serta dihadapan para siswa.

Menurut Dedi, sebanyak 454 siswa SMK 11 Muhammadiyah Sibuluan mengikuti rangkaian kegiatan ini.

“Hasil tes urine semua pelajar yang ikut dalam kegiatan ini, negatif narkoba,” ungkap Dedi Irama.

Dia menjelaskan, Dinas Kesehatan intens mengkampanyekan bahaya narkoba, baik di tengah masyarakat dan di sekolah-sekolah yang ada di Tapteng.

Kepala SMK Muhammadiyah 11 Sibuluan, Dedy Fahri Sahnur Sihotang, S.Pd mengatakan dukungannya kepada Bupati Tapteng, yang serius dalam pemberantasan narkoba.

“Kampanye bahaya narkoba ini kita dukung dan kita sambut baik. Saya berharap kepada anak-anak, siswa SMK Muhammadiyah 11 Sibuluan agar proaktif dalam mendukung program ini,” kata Dedy Fahri Sahnur Sihotang.

Terpisah, Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam, menyebutkan penyuluhan Napza dan Tes Urine narkoba ini bertujuan untuk mendeteksi sejauh mana konsumsi narkoba di kalangan pendidikan.

“Penyebaran narkoba saat ini kita duga sudah masuk ke berbagai lini, termasuk ke lembaga sekolah dan ke pelosok wilayah Tapteng. Untuk itulah, kegiatan tersebut kita laksanakan sesuai dengan instruksi bupati,” pungkasnya. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *