Telegram Kapolri, 5 Kapolres Jajaran Polda Sumut Dimutasi

  • Whatsapp
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

SmartNews, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kembali melakukan mutasi ratusan pejabat menengah (Pamen) dan pejabat tinggi (Pati) di lingkungan institusi Polri di sejumlah provinsi di seluruh Indonesia.

Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/2317/IX/KEP 2019 dan ST/2316/IX/KEP 2019 pertanggal 2 September 2019.

Bacaan Lainnya

Dari ratusan pejabat yang dipindah tugaskan tersebut, terdapat lima nama pejabat kapolres di Sumatera Utara (Sumut) yakni, Kapolres Samosir, Kapolres Simalungun, Kapolres Pematang Siantar, Kapolres Labuhan Batu, dan Kapolres Tanjung Balai.

Selain itu terdapat juga nama Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha yag juga dipindah tugaskan. Dalam jabatannya yang baru, Putu akan menjabat sebagai Kapolres Tanjung Balai.

Selain itu, Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Djadjuli yang dipindah tugaskan menjadi Dansatlat Brimob Karbrimob Polri. Penggantinya Kombes Pol Abu Bakar yang sebelumnya sebagai Danmen Paspelopor II Korbrimob Polri.

Sementara itu AKBP Irfan Rifai yang sebelumnya menjabat Kapolres Tanjung Balai, kini mendapatkan kepercayaan sebagai Kasubbagrendaldik Bagbindik Sespimti Sespim Lemdiklat Polri.

Sedangkan Kapolres Samosir yang dijabat oleh AKBP Agus Darojat, digantikan oleh AKBP M Saleh yang sebelumnya menjabat Kasubditgasum Ditsamapta Polda Sumut. AKBP Agus Darojat selanjutnya menjabat sebagai Kapolres Labuhan Batu.

AKBP Frido Situmorang yang sebelumnya menjabat Kapolres Labuhan Batu, selanjutnya mendapat tugas di Wadirpamobvit Polda Jambi. Sedangkan Kapolres Simalungun yang sebelumnya dijabat AKBP Marudut Liberti Panjaitan digantikan oleh AKBP Heribertus Ompusunggu yang sebelumnya Kapolres Pematang Siantar.

AKBP Marudut selanjutnya menjabat Wadirpolairud Polda Kepri, sedangkan Polres Pematang Siantar dijabat AKBP Budi Pardamean Saragih yang sebelumnya menjabat Kapolres Jembrana Polda Bali.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmadja saat dikonfirmasi, membenarkan adanya surat telegram tersebut. “Hal ini merupakan penyegaran ditubuh Polri,” ujarnya. (Eduward/snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *