Operasi Patuh Toba 2019, Polres Humbahas Tilang 619 Kenderaan

  • Whatsapp
Petugas Satlantas Polres Humbahas mengamankan ranmor sitaan dalam Ops Patuh Toba 2019. (Foto: AND)

SmartNews, Humbahas – Selama 14 hari pelaksanaan Ops Patuh Toba 2019, Polres Humbahas melalui Satuan Lalulintas mencatat 619 tilang (tindakan langsung) atas pelanggaran berlalulintas. Jumlah tersebut meningkat 14 pelanggaran atau 2, 26 persen dari tahun sebelumnya.

Kasat Lantas Polres Humbahas, AKP Robinson Sembiring didampingi Aipda Noris Tambunan kepada wartawan, akhir pekan lalu, mengatakan, dari 619 pelanggaran ini, tercatat 337 sepedamotor, 190 mobil penumpang, dan 92 mobil barang.

Bacaan Lainnya

Atas pelanggaran tadi, petugas menyita sebanyak 176 Surat Izin Mengemudi (SIM), 253 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan 190 kendaraan bermotor. Sementara kepada 181 pengendara lainnya dilakukan teguran tanpa tindakan langsung.

Lebih lanjut, kata Robinson, dalam operasi patuh toba, pelanggaran lalulintas didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm. Selain itu, boncengan lebih dari satu orang, tidak menyalakan lampu utama, tidak membawa surat-surat-surat dan kelengkapan kendaraan.

Sementara untuk pengendara roda empat dan kendaraan khusus lainnya, pengendara cenderung tidak menggunakan sabuk pengaman, melanggar rambu parkir, melawan arus, surat-surat kendaraan dan kelengkapan kendaraan.

Katanya lagi, selama operasi patuh toba, pihaknya ada menangani kecelakaan lalulintas (lakalantas).

“Selama operasi berlangsung, personil kita ada menangani dan menerima laporan lakalantas sebanyak dua perkara, satu minggal dunia dan satu luka ringan,” ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Kanit III Sat PJR Poldasu, Unit Besitang itu menambahkan, di sela operasi patuh toba, pihaknya juga goes to school guna penyuluhan ke sekolah-sekolah agar para pelajar mulai dari SD hingga SMA sederajat paham dan mengerti akan pentingnya keselamatan berlalulintas.

Selain itu, juga dilakukan sosialisasi ke tempat ibadah dan mendatangi stasuin kendaraan di pusat kota Dolok Sanggul, serta membagikan bunga dan permen kepada pengendara yang mematuhi peraturan lalulintas.

Dijelaskan bahwa tujuan operasi adalah untuk keselamatan lalulintas. Agar sasaran yang dicapai dapat menurunkan angka lakalantas dan ketertiban masyarkat dalam berlalulintas dapat terwujud.

Meski operasi ini sudah selelsai, Robinson menegaskan agar seluruh pengguna jalan khususnya para pemakai kendaraan bermotor tetap melengkapi kelengkapan kendaraanya dan surat berkendaraan serta mematuhi segala peraturan berlalu lintas, agar terciptanya Kamseltibcarlantas. (AND)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *