Pelaku Datang Bersama 10 Orang Temannya, Tukang Jahit Dianiaya di Pasar Malam

  • Whatsapp
Korban Penganiayaan. (Foto: dok-istimewa)

SmartNews, Tapteng – Kasus penganiayaan di wilayah hukum Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali terjadi. Kali ini korban bernama Yulius Saputra Mendrofa (19), sehari-hari bekerja sebagai penjahit.

Yulius Saputra Mendrofa dianiaya oleh Syarifuddin Harahap (20) warga simpang Budi Luhur, Lingkungan II, Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan.

Bacaan Lainnya

Kapolres Tapteng, AKBP Sukamat melalui Paur Subbag Humas, Iptu Rensa Sipahutar dalam keterangan tertulis diterima SmartNews, Senin (16/9/2019) menjelaskan, warga jalan Kol Bangun Siregar, Kelurahan Kalangan, Pandan itu dianiaya pelaku di Pasar Malam tak jauh dari Pantai Indah Pandan (PIP) jalan Sibolga- Padangsidimpuan, Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Pandan, Tapteng pada, Minggu malam (15/9/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Korban yang tidak terima dianiaya selanjutnya mendatangi Polsek Pandan untuk melaporkan kasus tersebut pada, Minggu 15 September 2019,” ujar Iptu Rensa Sipahutar.

#Kronologi kejadian.

“Pada saat Yulius Saputra Mendrofa bersama temannya Nurli Marwati Batee sedang berjalan di Pasar Malam yang berada tak jauh dari Pantai Indah Pandan, tiba-tiba datang pelaku bersama dengan teman-temannya sebanyak 10 orang,” kata Iptu Rensa.

“Saat itu pelaku bertanya kepada korban “Kau orang mana?”. Lantas korban menjawab warga AMD. Selanjutnya pelaku menyebut kepada teman-temannya bahwa Yulius Saputra Mendrofa lah orangnya,” jelas Rensa, tanpa menyebut apa sebenarnya persoalan yang terjadi antara keduanya (korban dan pelaku) sehingga terjadi penganiayaan.

Menurut Rensa, saat itu pelaku Syarifuddin Harahap langsung meninju wajah korban. Tak cukup sampai di situ, kepala dan punggung korban juga ditendang pelaku. “Kasus penganiayaan ini, kini ditangani Polsek Pandan,” jelas Rensa. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *