Rumah Kosong Didatangi Polisi di Hajoran, Ini yang Terjadi?

  • Whatsapp
Rumah tak berpenghuni milik Ramadhan Sigalingging di Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng) disatroni pencuri pada, Minggu pagi (29/9/2019) sekitar pukul 04.30 WIB. (Foto: dok-istimewa)

SmartNews, Tapteng – Satu unit sepeda motor (Septor) jenis Honda All New Beat Street FI Esp CW CBS, berwarna Silver raib saat dititipkan dirumah kosong, di Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu pagi (29/9/2019).

Pemilik sepeda motor bernama Risda Sanwira Zebua (19), warga Jalan Pulo Rembang, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumut.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, ia menitipkan sepeda motornya tersebut kepada orang tuanya di sebuah rumah kosong yang berada di depan rumah orang tuanya.

Hal itu juga dibenarkan Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat melalui Paur Subbag Humas, Iptu Rensa Sipahutar, sesuai laporan polisi pada, Senin (30/9/2019), bahwa saat kejadian korban sedang berada di Medan.

“Kejadian Minggu (29/9/2019) sekira pukul 04.30 WIB. Dilaporkan pada Senin (30/9/2019) pukul 14.30 WIB. Tempat kejadian di dalam rumah kosong yang tidak di tempati oleh pemilik rumah,” terang Rensa.

Menurut Rensa, pemilik rumah adalah paman pelapor bernama Ramadhan Sigalingging. Hal itu juga dibenarkan oleh saksi bernama Sarifuddin Zebua (46), seorang nelayan, warga Lingkungan IV, Kelurahan Muara Nibung, Kecamatan Pandan, Tapteng, bersama dua saksi lainnya, yang berhasil dimintai keterangannya. Dalam kejadian tersebut, korban dirugikan Rp 20 juta.

Sementara itu, polisi kini melakukan pencarian pelaku. Serta mengamankan sejumlah bukti pendukung, berupa satu buah pisau stanles, 1 buah batu kali, 1 kepala kunci kontak yang rusak, 2 buah kunci kontak, serta 1 buah STNK asli dengan nopol BB 6575 NO.

Kronologi kejadian:

Pada hari Jumat (27/9/2019) sekira pukul 19.00 WIB, pelapor ke rumah orang tuanya Sarifuddin Zebua untuk menitipkan Septor miliknya karena akan pergi ke Medan.

Keesokanharinya, Sabtu (28/9/2019) sekira pukul 22.00 WIB. Pelapor yang sudah berada di Medan, kemudian menelepon orang tuanya seraya menanyakan septornya. Kemudian dijawab orang tuanya telah menyimpan di depan rumah kosong milik paman korban.

Pada pukul 04.30 WIB, kakek pelapor bernama Saradodo Zebua, yang saat itu tinggal bersama orang tua korban terbangun hendak ke kamar mandi, dan tepat di depan pintu rumah, kakek korban telah melihat pintu depan rumah kosong tersebut telah terbuka.

Selanjutnya kakek pelapor membangunkan ortu pelapor dan bersama sama mendatangi rumah kosong itu. Ternyata di dalam rumah kosong tersebut sudah tidak ada lagi septor tersebut.

“Setelah menerima laporan tersebut, Polsek Pandan telah melakukan olah TKP,” pungkas Rensa. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *