Siap-siap Diusir dari Tapanuli Tengah Jika Terbukti Terlibat Narkoba

  • Whatsapp
Foto: Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani (pakai topi) Foto Bersama Dengan Warga Usai Peresmian Jembatan Hamzah Al-Fansyuri Barus, Selasa 31 Desember 2019. (Dok)

SmartNews, Tapteng –Peraturan Desa (Perdes)/Kelurahan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara sudah berlaku sejak 1 Januari 2020. Peraturan tersebut sejak 2019 lalu sudah gencar disosialisasikan.

Nah, bagi masyarakat Tapteng, sejak 1 Januari 2020 berusahalah untuk menjauhi narkoba. Jangan sampai terlibat narkoba. Sebab, sesuai perdes/kelurahan tersebut, saksi sosialnya adalah anda akan diusir dari Tapteng.

Bacaan Lainnya

“Jika ada yang memakai narkoba dan tertangkap, serta diproses hukum akan diusir selama 15 tahun, tidak dapat kembali ke Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujar Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani saat menyampaikan sambutan pada peresmian jembatan Hamzah Al-Fansyuri Barus, Selasa (31/12/2019) lalu.

“Untuk bandar dan/atau pengedar narkoba tertangkap dan diproses hukum, maka tidak dapat lagi kembali selamanya ke Kabupaten Tapanuli Tengah,” ungkap Bupati Bakhtiar Sibarani.

Orang nomor satu di Kabupaten Tapanuli Tengah itu menjelaskan, perdes/kelurahan itu diberlakukan sebagai bentuk keseriusannya sebagai upaya melawan peredaran narkoba di daerah itu.

“Peraturan ini juga sebagai upaya untuk menyelamatkan generasi muda dan masyarakat Tapteng secara umum dari bahaya narkoba,” tegas Bakhtiar. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *