Bupati Taput Diundang ke Kantor Kepala Staf Kepresidenan

  • Whatsapp
Bupati Taput Diundang ke Kantor Kepala Staf Kepresidenan
Foto: Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan (baju putih, samping kanan baju merah) saat Menghadiri Acara Sosialisasi yang Dilaksanakan Asian Agriculture dan Food Forum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) 2020 di Jakarta. (Istimewa)

SmartNews, JakartaBupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan hadiri acara sosialisasi kegiatan Asian Agriculture dan Food Forum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) 2020 di Jakarta.

Acara ini diselenggarakan HKTI di Kantor Staf Kepresidenan di Jakarta, Selasa (28/1/2020). Bupati didampingi, Kadis Pertanian Tapanuli Utara, Sey Pasaribu.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Jendral TNI (Purn) Moeldoko selaku Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia.

“Kita diundang sebagai peserta pada pertemuan tersebut, serta 4 bupati lainnya yang di seluruh Indonesia,” kata Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengawali keterangannya kepada wartawan.

Menurut Bupati Nikson, di acara tersebut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan keinginannya untuk mendorong pertanian Indonesia.

Pada kesempatan itu Moeldoko menyampaikan bahwa saham pertanian merupakan bisnis yang bagus untuk meningkatkan pertumbunan ekonomi masyarakat Indonesia.

“Pak Moeldoko mengajak kepada seluruh bupati yang hadir untuk mendukung penuh sektor pertanian guna memajukan perekonomian masyarakat dengan terjun langsung di dalam bisnis industri pertanian Indonesia agar para petani dapat menjadi pemeran utama agar siklus ekonomi pertanian bisa stabil sehingga petani makmur,” ujar Nikson menerangkan seperti disampaikan Moeldoko.

Bupati Nikson di kesempatan itu menyampaikan berbagai hal tantangan dan kendala yang dihadapi petani di Kabupaten Tapanuli Utara, baik dalam produksi pertanian maupun pemasarannya serta bagaimana cara mengatasinya.

Dia juga memaparkan potensi potensi sektor pertanian di Tapanuli Utara. Serta bagaimana cara untuk mengatasi merosotnya harga produksi pertanian melalui pasar lelang dan jaminan harga.

“Di kesempatan itu kita menyampaikan harapan kepada pemerintah pusat dalam membantu Pemkab Tapanuli Utara untuk menopang dan mendongkrak sektor pertanian dalam bentuk alsintan (Alat Mesin Pertanian) dan juga coldstorage untuk menampung produksi pertanian ketika harga merosot sehingga harga bisa stabil,” ujar Nikson.

Dia pun mengapresiasi adanya pertemuan itu yang mengundang Pemkab Tapanuli Utara untuk menyampaikan kondisi dan kendala serta potensi pertanian di Tapanuli Utara.

“Pertemuan itu merupakan kesempatan emas bagi kami, karena kami bisa memaparkan kondisi, kendala dan potensi pertanian Tapanuli Utara dihadapan pemangku keputusan di negeri ini. Harapan kami sangat besar untuk pertemuan sosialisasi tersebut dalam menciptakan sektor pertanian menjadi sumber kemakmuran Tapanuli Utara,” Nikson menambahkan. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *