Asik Nyabu, 5 Warga Taput Diciduk Polisi

  • Whatsapp
Polres Tapanuli Utara
Foto: Kelima Tersangka Diapit Petugas di Polres Tapanuli Utara. (Foto: Dok-Reno H)

SmartNews, Tapanuli Utara – Polisi menangkap lima orang pria diduga pecandu dan pengedar narkotika sabu.

Kasat Res Narkoba AKP Rasoki Harahap melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Barimbing mengatakan, kelima tersangka, yakni SAL (24) warga Parbubu II, Kelurahan Hutatoruan VI, Kecamatan Tarutung, PP (30) warga Hutaimbaru, Desa Simamora, Kecamatan Tarutung, JAL (33) warga Parbubu I, Kelurahan Hutatoruan VI Siwaluompu, LL (32) warga Parbubu I, Kelurahan Hutatoruan VI Siwaluompu dan AEH (36) warga jalan protocol Desa Suka Maju, Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara.

Bacaan Lainnya

“Kelima tersangka ditangkap pada, Kamis (20/2/2020) sekira pukul 17.00 WIB dari rumah salah satu tersangka (PP) saat asik mengonsumsi sabu di dapur rumah salah satu tersangka,” jelas Aiptu Walpon Barimbing.

Walpon mengatakan, berdasarkan keterangan para tersangka, mereka membeli barang haram tersebut dengan cara patungan, kemudian dikomsumsi bersama-sama di dapur rumah salah satu tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan di Unit Sat Resnarkoba, mereka mengakui semua kegiatan tersebut, namun tersangka SAL yang saat ini masih berstatus bebas bersyarat dari Rutan Tarutung belum mengakui dari mana sabu tersebut dibeli. Sehingga kita masih melakukan pendalaman untuk pengembangan dengan melakukan pemeriksaan intensif,” kata Walpon.

Dia merinci barang bukti yang diamankan dari tersangka, yakni 1 buah plastik klip bening berisi narkotika jenis sabu seberat sekitar 0,60 gram, 1 buah pipa kaca berisi narkotika jenis sabu bekas dibakar yang terhubung dengan pipet plastik.

Selanjutnya, 1 buah botol kemasan minuman merk OH5 yang dihubungkan dengan pipet plastik yang dibengkokkan, 3 buah pipet plastik, 2 buah mancis warna biru dan 1 satu buah jarum suntik dalam kemasan plastik.

“Saat ini ke lima tersangka kita tahan di Polres Tapanuli Utara. Mereka melanggar Pasal 112 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” Walpon menambahkan. (Reno H)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *