Pandemi Corona, Pemkot Padangsidimpuan Salurkan Belasan Ribu Paket Bahan Pangan

  • Whatsapp
FOTO: Plt Kepala Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Daulat Parlaungan didampingi Kadis Perdagangan Ridoan Pasaribu dan Kadis Kominfo Islahuddin Nasution dalam video confrence dari Aula Kantor Walikota, Senin (27/4/2020) kemarin. (Dok-Istimewa)

SmartNews, Tapanuli – Pemerintah Kota (Pemkot) Padangsidimpuan menyalurkan 17.543 paket bahan pangan kepada masyarakat yang terdampak ekonomi atas bencana non alam corona virus disease atau Covid 19.

Bantuan tersebut bersumber dari PKK, Dharma Wanita dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebanyak 641 paket, telah disalurkan kepada warga 9 desa di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

Bacaan Lainnya

Kemudian bantuan yang bersumber dari Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2020 sebanyak 16.902 paket, didistribusikan di 6 Kecamatan se Kota Padangsidimpuan.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Daulat Parlaungan didampingi Kadis Perdagangan Ridoan Pasaribu dan Kadis Kominfo Islahuddin Nasution dalam video confrence dari Aula Kantor Walikota, Senin (27/4/2020) kemarin.

Rincian bantuan yang disalurkan bersumber dari APBD, yakni:

1.Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru sebanyak 2076 paket.

2.Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu sebanyak 785 paket.

3.Kecamatan Padangsidimpuan Selatan sebanyak 4704 paket.

4.Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua sebanyak 2118 paket.

5.Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara 1776 paket.

6.Kecamatan Padangsidimpuan Utara sebanyak 5443 paket.

“Bantuan pangan ini diberikan kepada masyarakat yang bukan penerima PKH dan BPNT (bantuan sembako kemensos),”ujar Daulat Parlaungan.

PKH dan Program Sembako Kemensos

Sementara itu, Koordinator PKH Kota Padangsidimpuan Rudymansyah Ritonga mengatakan terdapat sebanyak 5627 Kepala Keluarga penerima Program Keluarga Harapan dari Kementerian Sosial.

“Penerima PKH diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), di mana sesuai kebijakan pemerintah pusat PKH ini merupakan data termiskin sebanyak 8 persen yang dibina setiap bulannya agar dapat meningkatkan taraf hidupnya menuju keluarga sejahtera graduasi mandiri,” jelasnya.

Diterangkannya, peserta PKH ini diprioritaskan mendapatkan semua program komplementer yang diantaranya mendapatkan bantuan sembako, BPJS, e-warung/Kube, rutilahu dan subsidi listrik dengan tujuan agar secepatnya sejahtera selama 6 tahun dibina.

“Syarat masyarakat agar dapat PKH adalah harus masuk DTKS dulu yang diusulkan melalui desa/kelurahan ke Dinas Sosial dan diverifikasi serta terkonfirmasi ke Kementrian Sosial yang ter rangking kondisi kemiskinannya melalui SIKS-NG Kemensos,” katanya.

Rudymansyah juga menyebut bahwa bansos PKH mengalami kenaikan sebanyak 25 persen sehingga untuk ibu hamil memperoleh sebesarRp250 ribu, balita Rp250 ribu, siswa SD Rp75 ribu, SMP Rp125 ribu, SMA Rp166 ribu, lansia Rp200 ribu dan disabilitas Rp200 ribu yang disalurkan setiap bulannya.

Selanjutnya Koordinator Daerah Program Sembako menyampaikan Kemensos juga menyalurkan program sembako yang merupakan transformasi dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp200 ribu per bulan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Penerima program sembako ini juga terdaftar dalam DTKS, di mana untuk kuota Kota Padangsidimpuan sebanyak 8363 KPM,” tandasnya. (snt)

 

Laporan: Erick Pulungan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *