Sepasang ASN yang Ditemukan Tanpa Busana Itu Mengaku Kelelahan

  • Whatsapp
FOTO: Ilustrasi.

SmartNews, Tapanuli juga – Sepasang aparatur sipil negara (ASN) yang ditemukan pingsan dengan kondisi tanpa busana di dalam mobil di Asahan, Sumatera Utara (Sumut) baru-baru ini, telah diinterogasi polisi.

Kabar terbaru, polisi menyebut bahwa ASN tersebut mengaku kelelahan hingga pingsan.

Bacaan Lainnya

“Pengakuannya sementara karena kelelahan dan kesulitan bernafas,” ujar Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Adrian Risky Lubis, pada Senin (8/6/2020).

Saat ini lanjut Adrian Lubis, pihaknya masih memproses kasus tersebut.

Polres Asahan juga mendalami apakah ada atau tidak obat-obatan yang dikonsumsi keduanya sebelum ditemukan pingsan dengan kondisi tanpa busana dan mulut mengeluarkan buih.

“Masih kita dalami,” kata Adrian Lubis.

Diberitakan sebelumnya, kedua ASN tersebut ditemukan pingsan dalam mobil dengan kondisi tanpa busana.

Disebut, kedua ASN itu bukan suami istri, dan saat ditemukan mulut keduanya mengeluarkan buih.

Identitas keduanya inisial Z (37), pria asal Air Joman, Asahan, dan H (39), wanita asal Tanjung Tiram, Batu Bara.

Keduanya ditemukan warga yang curiga terhadap keberadaan mobil yang terparkir lama di pinggir jalan dan melaporkannya kemudian ke polisi.

“Betul, berawal dari laporan warga yang mencurigai keberadaan mobil tersebut. Kemudian anggota piket turun ke TKP. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata mobil tidak dibuka,” kata Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto saat dimintai konfirmasi wartawan kemarin.

Kedua ASN itu ditemukan berawal dari laporan warga soal mobil mencurigakan yang terparkir di Jalan Pabrik Benang, Sei Renggas, Asahan.

Polisi menerima laporan itu sekitar pukul 22.30 WIB, Kamis (4/6/2020).

Dijelaskan, polisi tidak ada menemukan obat-obatan atau narkoba di dalam mobil.

“Keterangan tim Medis RSUD HAMS (H Abdul Manan Simatupang) keracunan gas AC,” ucap Nugroho.

Peristiwa ini pun sempat viral di media sosial. (dtc)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *