Satu Warga Humbahas Dinyatakan Positif Covid-19

  • Whatsapp
FOTO: Ilustrasi Corona. (Foto: Pixabay)

SmartNews, Tapanuli – Satu orang warga Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut) dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab Polymerase Chain Reaction (PCR).

Untuk diketahui, kasus ini merupakan yang pertama terjadi di daerah Humbahas dan sudah ditetapkan menjadi zona kuning Covid-19 di Sumut.

Bacaan Lainnya

Sementara, sesuai dengan data terakhir peta pemantauan Covid-19 Kabupaten Humbahas tertanggal 14 Juni, jumlah Pasien Dalam Pengawasan 1 orang, Orang Dalam Pantauan (ODP) nihil, dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 2 orang.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Humbahas yang juga Sekdakab Humbahas, Tonny Sihombing kepada wartawan, Selasa (16/6/2020) membenarkan adanya seorang warga Humbahas yang dinyatakan positif Covid-19.

Dia mengatakan, sesuai dengan laporan Direktur RSUD Dolok Sanggul dr Netty Iriani Simanjuntak, warga yang terinfeksi Covid-19 itu berinisial LM (50) warga Kecamatan Tarabintang, berjenis kelamin perempuan.

Lebih lanjut diuraikan, pada tanggal 29 Mei lalu, pasien LM masuk ke RSUD Dolok Sanggul, rujukan Puskesmas Tarabintang dengan diagnosa gangguan keseimbangan cairan, dehidrasi berat, vomitus profused, syok sepsis.

Pada saat itu pasien masuk ke RSUD dengan keluhan demam naik turun sudah dua minggu, mual, kepala pusing, nyeri ulu hati BAB (+) / BAK (+).

“Sesuai dengan keterangan Direktur RSUD Dolok Sanggul sejak tanggal 29 Mei – 2 Juni 2020 pasien LM dirawat di RSUD Dolok Sanggul dengan diagnosa pasien syok, nyeri daerah pemasangan kateter dan mengajurkan untuk dirawat di ICU. Pada saat itu ICU full dan pasien mengalami penurunan kesadaran drastis akibat trombosit menurun. Maka dokter penyakit dalam menganjurkan dirujuk untuk penanganan insentif,” jelasnya.

Ditambahkan, pasien LM akhirnya dirujuk ke RSU Vita Insani Pematang Siantar. Sesuai protokol kesehatan RSU Vita Insani merujuk pasien LM ke RSUD Djasamen Saragih Pematang Siantar untuk pengambilan SWAB Test.

“Setelah diambil SWAB pertama hasilnya negatif, pada SWAB kedua hasilnya positif, maka pasien LM sekarang opname di RSUD Djasamen Saragih Pematang Siantar,” katanya.

Tonny mengungkapkan, kabar pasien LM dinyatakan positif Covid-19 baru diketahui pada tanggal 15 Juni dari pihak keluarga pasien kepada petugas RSUD Dolok Sanggul melalui saluran telepon. Sehingga mereka tidak bermaksud untuk menutup nutupi kasus itu. Karena memang yang melakukan tes swab PCR kepada pasien adalah pihak RSUD Djasamen Saragih.

“Kita hanya menerima informasi saja. Dan menindaklanjuti kabar itu, kita langsung tracking dan melakukan rapid test kepada keluarga pasien serta petugas RSUD Dolok Sanggul yang melakukan kontak dengan pasien. Hasilnya negatif atau non reaktif. Dan 7 hari ke depan tim rapid test akan kembali melakukan rapid test ke dua kepada mereka,” katanya.

Dengan adanya informasi itu, dia mengimbau masyarakat untuk tidak panik, dan tetap waspada serta mematuhi protokol kesehatan Covid-19, dengan jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker. (snt_and)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *