3 Bakal Calon Wali Kota Sibolga Terpapar Covid-19, Para TS Diminta Tes Swab

  • Whatsapp
Sahlul Umur Situmeang. (Foto: Dok_Istimewa)

SmartNews, Sibolga – Politikus senior asal Kota Sibolga, Sahlul Umur Situmeang mengaku prihatin melihat kenyataan, bahwa 3 balon wali kota dan 1 balon wakil wali kota dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Hal ini diketahuinya lewat pemberitaan di sejumlah media pada proses pendaftaran ke kantor KPU Sibolga, yang dimulai sejak Jumat (4/9/2020), hingga Minggu (6/9/2020) kemarin.

Bacaan Lainnya

Sahlul Situmeang kemudian meminta kepada seluruh tim sukses (TS), untuk secara sadar melakukan tes Swab PCR. Baik itu tim kampanye, tim pemenangan dan mereka yang bersentuhan langsung dengan bakal pasangan calon terpapar Covid-19.

Menurutnya, tes swab PCR tersebut tentunya akan sangat berguna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Sibolga.

“Kasihan masyarakat. Karena kita tidak tahu, apakah para TS itu terpapar Covid-19. Maka, sebelum hasil tes swab PCR dikeluarkan pihak berwenang, sebaiknya membatasi diri dan tidak melakukan pertemuan dengan masyarakat,” ungkap Sahlul kepada wartawan lewat telepon seluler, Senin (7/9/2020).

Dia pun mengingatkan kepada Tim Satgas Covid-10 Kota Sibolga untuk bergerak cepat melakukan upaya dan tindakan pencegahan, semisal melakukan tracing dan hal lain yang diperlukan.

“Kita minta Tim Satgas Covid-19 Pemkot Sibolga jangan lalai dan hanya diam, harus cepat melakukan tindakan pencegahan. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” tegasnya.

Informasi terkini yang dia dapatkan, bahwa keluarga besar bakal pasangan calon Jamaluddin Pohan-Pantas Maruba Lumbantobing atau disingkat JP telah melakukan tes Swab.

“Kita tidak tahu apakah bapaslon lain juga sudah melakukan hal serupa. Hendaknya upaya sadar seperti ini patut dilakukan oleh bapaslon wali kota dan wakil wali kota yang lain,” kata Sahlul.

Sementara itu, Jubir Tim Satgas Covid-19, Binner Lumbangaol mengaku, sampai saat ini Tim Satgas Covid-19 Kota Sibolga belum melakukan tindakan apapun.

“Cuma masalah prosedur. Selanjutnya kita tunggulah petunjuk dari KPU, kalau tracing sudah pastilah. Sebenarnya gugus tugas secara resmi belum, karena baru juga pendaftaran kan, mungkin dalam proses,” ungkap Binner kepada wartawan, Senin sore. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *