Pemkab Taput Berikan Bantuan Kepada Korban Puting Beliung

  • Whatsapp

SNT, Taput – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) memberikan bantuan kepada warga Kecamatan Siatas Barita dan Tarutung yang menjadi korban bencana alam puting beliung yang terjadi pada Senin (8/3/2021).

Bantuan yang diberikan berupa sembako seperti mie instan, beras, telur, susu, gula pasir, minyak goreng dan material bahan bangunan.

Bacaan Lainnya

Pemberian bantuan dilaksanakan di Gereja GKPI Desa Siraja Hutagalung, Selasa (9/3/2021).

Bantuan dari pemerintah daerah ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Taput, Indra Simaremare bersama Ketua TP PKK Satika Simamora, Kapolres Taput AKBP M Saleh, Kasdim 0210 Mayor Ojak Simarmata dan Adhy Limbong mewakili Kejaksaan Negeri Tarutung.

Sebelum memberikan bantuan, Pemkab juga melakukan acara penghiburan atau ‘upa-upa‘ dalam istilah bahasa adat setempat.

Acara upa-upa berupa pemberian air putih untuk diminum oleh para korban dan menaburkan beras di kepala korban.

Gelaran acara bertujuan agar korban tidak trauma atas kejadian yang menimpa mereka dan Yang Maha Kuasa memberikan penghiburan dan rezeki yang berlimpah.

“Bupati Taput Nikson Nababan bersama seluruh jajaran Pemkab turut merasa prihatin atas bencana alam yang menimpa warga,” ujar Sekda Indra Simaremare.

Lebih lanjut dikatakan Sekda, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan jumlah korban yang terdampak dan menghitung kerugian material oleh dinas terkait bersama perangkat kecamatan dan desa.

“Pembenahan rumah akan segera dilakukan agar layak dihuni kembali. Bantuan material bangunan yang akan diberikan akan disesuaikan dengan kerusakan yang dialami,” ujar Indra Simaremare.

Sementara itu, Ketua TP PKK, Satika Simamora kepada warga yang terdampak menyampaikan agar masyarakat tabah menghadapi bencana yang kerap terjadi tiap tahunnya di Desa Siraja Hutagalung.

“Mari berpikir positif. Anggaplah bencana yang terjadi sebuah jawaban bahwa rumah kita memang sudah saatnya dilakukan renovasi atau dibangun ulang,” hibur Satika.

“Kita harus sama-sama mengatasi dan menyelesaikan musibah yang menimpa warga akibat puting beliung. Karena kerap terjadi tiap tahun, instansi terkait harus memberi solusi bagaimana mengantisipasi dampak terburuk bila puting beliung kembali menerpa,” tuturnya.

Dari data yang diterima, sebanyak 120 rumah rusak akibat diterjang puting beliung. (buea)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *