Polisi di Tapteng Sudah Dua Kali Divaksin

  • Whatsapp
Waka Polres Tapteng, Kompol Rokhmat Disuntik Vaksin Sinovac untuk Tahap II. (FOTO: Dok_Istimewa)

SNT, Tapteng – Jajaran Polres Tapteng sudah selesai menjalani vaksin COVID-19 tahap II, Rabu (24/3/2021).

Penyuntikan vaksin Sinovac itu dilaksanakan di Aula Parama Satwika Mapolres Tapteng.

Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Kasubbag Humas, AKP Horas Gurning kepada wartawan, Kamis (25/3) menjelaskan, penyuntikan vaksin tersebut dilaksanakan selama 3 hari terhadap 315 personel dan 15 ASN.

“Untuk pelaksanaan vaksin tahap I di jajaran Polres Tapteng sebanyak 303 personel,” ujar Horas Gurning.

Baca Juga: Siap-siap, Besok Ada Pemadaman Listrik di Tapteng dan Taput, Cek Daerah Anda

Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan oleh personel FKTP (Fasilitas Kesehatan Tahap Pertama) Polres Tapteng, dibantu tenaga kesehatan setempat dipimpin Kabid P2P Dinkes Tapteng, Ewiya Laili bersama Waka Polres, Kompol Rokhmat.

Gurning mengatakan, selain personel Polres Tapteng, FKTP Polres Tapteng juga membantu penyuntikan vaksin terhadap personel di luar anggota Polres Tapteng seperti siswa dari SPN Aceh sebanyak 4 orang (tahap 1) siswa SPN Hinai 9 orang (tahap 1).

Baca Juga: Tegas, Jamaluddin Pohan: Jangan Cuma Rapat, Tindakan Nyata Diperlukan

“Total siswa sebanyak 13 orang, serta personil Polairud Baharkam Mabes Polri 17 orang, tahap 1 dan 2 sudah dilaksanakan,” jelas Gurning.

Lebih lanjut dijelaskan, sebelum dilakukan vaksinasi diawali dengan verifikasi data personil, screening, penyuntikan vaksin Sinovac.

Baca Juga: Sudah Bisa Dipesan! GR Yaris Dibanderol Segini di Indonesia

“Kemudian observasi untuk mengetahui reaksi yang dialami personel yang sudah divaksin selama 30 menit. Terhadap peserta vaksinasi yang telah melalui tahap II akan diberikan kartu vaksinasi Covid-19 secara online dari Kementerian Kesehatan RI dan BPJS Kesehatan,” tukasnya.

“Dari hasi monitor terhadap kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) dari tahap I dan II di jajaran Polres Tapteng, tidak ada gejala negatif ditemukan terhadap peserta vaksinasi Covid-19,” pungkasnya. (rank)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *